BENGKULU — Pemerintah Provinsi Bengkulu mencatat progres signifikan pengembangan lahan pertanian di Pulau Enggano. Areal cetak sawah baru seluas 420 hektare yang dibangun secara bertahap di salah satu pulau terdepan Indonesia itu kini mulai ditanami padi oleh petani setempat.
Asisten II Setda Provinsi Bengkulu, RA Denni, SH, MM, mengungkapkan bahwa sekitar 20 persen dari total luas lahan tersebut sudah ditanami. Sebagian tanaman padi di lahan itu bahkan telah memasuki fase panen.
"Bahkan sekitar 20 persen dari total luas cetak sawah baru di salah satu pulau terdepan di Indonesia tersebut, sudah ditanami hingga memasuki masa panen," ungkap Denni.
Ketahanan Pangan di Wilayah Terluar
Program cetak sawah ini dinilai menjadi langkah strategis pemerintah dalam mengembangkan sektor pertanian di Enggano. Denni menyebut pulau tersebut memiliki potensi besar untuk mendukung produksi pangan daerah.
"Dimana Enggano ini memiliki potensi cukup besar untuk mendukung produksi pangan," kata Denni.
Menurutnya, areal persawahan yang telah dicetak secara bertahap tersebut, telah dimanfaatkan petani untuk pertanian padi. Sehingga sudah ada areal yang tanaman padinya bakal memasuki masa panen.
Bantuan Alsintan Segera Dikirim ke Enggano
Selain mencetak lahan sawah baru, pemerintah pusat juga telah mengirimkan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan) ke Kabupaten Bengkulu Utara. Bantuan tersebut dijadwalkan segera didistribusikan ke Pulau Enggano untuk mendukung aktivitas para petani.
"Tidak hanya cetak sawah baru, alat dan mesin pertanian bantuan pemerintah pusat, juga telah berada di Kabupaten Bengkulu Utara dan segera dikirim ke Pulau Enggano," ujar Denni.
Dukungan infrastruktur dan alsintan diharapkan mampu meningkatkan produktivitas lahan sawah yang telah dicetak. Pengembangan pertanian di Enggano menjadi salah satu upaya pemerintah mengoptimalkan potensi wilayah terluar sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
"Mengingat pengembangan pertanian di Pulau Enggano menjadi salah satu upaya pemerintah mengoptimalkan potensi wilayah terluar, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah," tambah Denni.
Target Optimalisasi Seluruh Lahan Sawah
Pemprov Bengkulu berharap seluruh lahan sawah yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal. Targetnya, produksi padi di Enggano meningkat dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat setempat.
"Kita pada prinsipnya mendorong agar petani memanfaatkan areal persawahan tersebut," demikian Denni.