Pencarian

United Tractors Suntik SPR Rp900 Miliar demi Amankan Pasokan Nikel, Pakai Bunga INDONIA Plus 1,8 Persen

Sabtu, 01 Agustus 2026 • 11:46:16 WIB
United Tractors Suntik SPR Rp900 Miliar demi Amankan Pasokan Nikel, Pakai Bunga INDONIA Plus 1,8 Persen
Fasilitas pinjaman bergulir senilai Rp900 miliar diberikan United Tractors kepada SPR untuk mendukung kebutuhan operasional tambang nikel.

BENGKULU — Jakarta — United Tractors memilih jalur pendanaan internal ketimbang mencari utang ke bank untuk menggenjot bisnis nikelnya. Lewat anak usahanya, DTN, perusahaan mengucurkan fasilitas pinjaman bergulir maksimal Rp900 miliar kepada SPR, entitas yang bergerak di bidang usaha tambang nikel.

Keputusan ini tertuang dalam perjanjian yang diteken pada 29 Juni 2026. Corporate Secretary UNTR, Ari Setiyawan, menjelaskan bahwa dana segar tersebut bakal dipakai untuk menopang kebutuhan operasional SPR secara umum.

"Berdasarkan Perjanjian tersebut, DTN memberikan fasilitas pinjaman bergulir kepada SPR dengan nilai maksimum sebesar Rp900 miliar yang akan digunakan oleh SPR untuk mendukung kebutuhan umum dari SPR," ujar Ari dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (29/7/2026).

Bunga Dikaitkan ke INDONIA, Ini Alasannya

Pinjaman ini tidak gratis. UNTR memasang bunga sebesar INDONIA ditambah 1,8 persen per tahun. INDONIA sendiri merupakan suku bunga acuan pasar uang antar bank di Indonesia yang kerap dijadikan patokan transaksi korporasi.

Skema ini dinilai lebih efisien dan fleksibel bagi SPR dibandingkan harus menanggung beban bunga pinjaman perbankan yang umumnya lebih mahal. Dengan memanfaatkan kas internal grup, UNTR juga menghindari biaya administrasi yang timbul dari proses kredit eksternal.

Manajemen menegaskan bahwa transaksi ini bukan kategori transaksi material ataupun benturan kepentingan sesuai aturan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Oleh karena itu, persetujuan pemegang saham independen tidak diperlukan. Sebagai bentuk kepatuhan, UNTR telah meminta penilaian kewajaran dari KJPP Ferdinand, Danar, Ichsan dan Rekan.

Strategi di Balik Suntikan Dana ke SPR

Langkah ini bukan sekadar pinjam-meminjam antar anak usaha. SPR merupakan salah satu kunci bagi United Tractors untuk memperkuat rantai pasok nikel, terutama untuk kebutuhan bahan baku baterai kendaraan listrik.

Dengan menyuntik modal kerja melalui pinjaman afiliasi, UNTR mempercepat pengembangan tambang nikel tanpa harus menunggu realisasi pendanaan dari luar. Ini penting karena persaingan menguasai cadangan nikel di Indonesia kian ketat, baik melawan raksasa smelter seperti Merdeka Battery Materials maupun pemain asing asal China.

Bagi investor, keputusan ini menunjukkan disiplin alokasi modal UNTR yang cenderung memanfaatkan kas internal untuk ekspansi. Sepanjang tahun berjalan, emiten berkode UNTR ini memang gencar melakukan akusisi tambang mineral, seiring dengan tren transisi energi yang mendorong lonjakan permintaan nikel kelas baterai.

Dengan tenggat pengembalian pinjaman pada akhir Mei 2028, SPR memiliki waktu hampir dua tahun untuk mengoptimalkan produksi dan menghasilkan arus kas sendiri. Jika target operasional tercapai, bukan tidak mungkin pinjaman ini akan diperpanjang atau bahkan dikonversi menjadi penyertaan modal di kemudian hari.

Keputusan United Tractors ini sekaligus menjadi penanda bahwa pemain besar alat berat tidak lagi hanya bergantung pada siklus komoditas batu bara, tetapi mulai serius membangun pondasi pendapatan dari mineral masa depan.

Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks