BENGKULU — Sertifikat Hak Cipta untuk tagline "Camkoha" diserahkan di tengah gelaran Festival Pantai Panjang Semarak Pesisir Bengkulu yang dipadati ribuan warga. Momen ini sekaligus menjadi panggung bagi Walikota Dedy Wahyudi untuk mengumumkan rencana ambisius: pembangunan tugu atau patung ikonik Camkoha sebagai landmark baru ibu kota provinsi.
Apa Makna "Camkoha" bagi Warga Bengkulu?
Dalam bahasa gaul lokal, "Camkoha" berarti "mantap" atau "sangat oke". Makna ini diperkuat dengan gestur khas acungan ibu jari yang kini menjadi simbol kebanggaan dan rasa percaya diri warga Bengkulu dalam menyambut setiap tantangan.
"Camkoha itu sudah sangat melekat di telinga dan hati masyarakat. Ini bukan sekadar semboyan, tapi semangat kolektif kita," ujar Dedy di hadapan ribuan pasang mata yang menyaksikan.
Dari Slogan ke Warisan Budaya yang Dilindungi Negara
Proses pengurusan hak cipta ini dilakukan melalui Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Bengkulu. Dengan kantong sertifikat resmi, Pemkot Bengkulu memastikan bahwa "Camkoha" secara hukum diakui sebagai milik Kota Bengkulu.
"Makanya kami ambil langkah tegas untuk mematenkannya, agar secara hukum diakui sebagai milik Kota Bengkulu," tegas Dedy.
Patung Camkoha: Strategi Branding Kota di Mata Nasional
Rencana pembangunan tugu atau patung Camkoha menjadi gebrakan terbaru Pemkot Bengkulu. Dedy menyebut landmark ini akan mempercantik wajah ibu kota provinsi sekaligus menjadi simbol optimisme bagi siapa pun yang datang ke Bengkulu—baik wisatawan maupun pebisnis.
"Nanti di Kota Bengkulu akan kita bangun tugu atau patung Camkoha. Ini sebagai bentuk nyata bahwa kami serius menjadikan Camkoha sebagai ikon kebanggaan kita bersama," tegas Dedy.
Langkah ini dinilai sebagai strategi jitu memperkuat branding dan citra positif kota di tingkat nasional maupun internasional. Kehadiran patung tersebut diharapkan langsung menyambut setiap pengunjung yang tiba di Bengkulu.
Mengapa Pemkot Bengkulu Mematenkan Tagline Lokal?
Melalui pengakuan hukum dan rencana pembangunan monumen, Pemkot Bengkulu ingin menanamkan pesan bahwa identitas lokal bukanlah hal yang bisa diremehkan. "Camkoha" kini bukan hanya sekadar kata, melainkan warisan budaya modern yang dilindungi negara.
Dengan langkah ini, tagline yang lahir dari pergaulan sehari-hari warga Bengkulu resmi menjelma menjadi ikon kebanggaan bersama yang akan dikenang sepanjang masa.