Pencarian

Kunci Motor Jatuh ke Gorong-gorong Sedalam 2 Meter, Damkar Bengkulu Selatan Evakuasi Pakai Alat Penjepit

Senin, 20 Juli 2026 • 13:51:01 WIB
Kunci Motor Jatuh ke Gorong-gorong Sedalam 2 Meter, Damkar Bengkulu Selatan Evakuasi Pakai Alat Penjepit
Personel Damkar Bengkulu Selatan mengevakuasi kunci motor yang jatuh ke gorong-gorong sedalam dua meter menggunakan alat penjepit di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Manna.

KOTA MANNA — Bukan hanya kebakaran, personel pemadam kebakaran (Damkar) Kabupaten Bengkulu Selatan kembali menunjukkan kesigapan mereka dalam misi penyelamatan yang tak biasa. Kali ini, sebuah kunci motor yang terjatuh ke gorong-gorong sedalam sekitar dua meter berhasil dievakuasi tanpa perlu merusak infrastruktur jalan.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung mengerahkan satu unit mobil operasional dan lima personel Rescue setelah menerima laporan dari warga. Lokasi kejadian berada di Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Tanjung Mulia.

"Begitu menerima laporan dari warga, tim Rescue segera bergerak menuju lokasi untuk membantu mengambil kunci motor yang terjatuh ke dalam gorong-gorong," kata Efredy.

Grab Stick Jadi Andalan Tanpa Bongkar Gorong-gorong

Kondisi gorong-gorong yang tertutup beton membuat pemilik kunci, Bapak Nizam, tak bisa mengambilnya sendiri. Kedalaman lubang yang mencapai dua meter menjadi tantangan tersendiri. Namun, personel Damkar yang terlatih langsung beraksi menggunakan alat khusus.

Proses evakuasi berlangsung cepat. Dengan menggunakan tongkat penjepit atau grab stick, petugas berhasil menjangkau kunci yang tercecer di dasar gorong-gorong. Keahlian personel dalam memanipulasi alat tersebut menjadi kunci utama keberhasilan misi ini.

"Evakuasi dilakukan menggunakan alat penjepit atau grab stick. Alhamdulillah, kunci motor berhasil diambil dengan aman dan selanjutnya diserahkan kembali kepada pemiliknya," jelas Efredy.

Damkar Bukan Sekadar Pemadam Api

Usai operasi penyelamatan, seluruh personel kembali ke Pos Damkar Padang Panjang untuk bersiaga kembali. Efredy menekankan bahwa peran Damkar di masyarakat tidak terbatas pada penanganan kebakaran semata.

"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu menghubungi Damkar apabila membutuhkan bantuan penyelamatan. Tugas kami tidak hanya menangani kebakaran, tetapi juga berbagai operasi rescue yang dibutuhkan masyarakat," pungkasnya.

Kejadian ini menjadi pengingat bahwa personel Damkar di Bengkulu Selatan siap siaga 24 jam untuk berbagai situasi darurat, mulai dari bencana alam hingga insiden sehari-hari seperti kunci motor jatuh ke gorong-gorong.

Bagikan
Sumber: harianbengkuluekspress.bacakoran.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks