Pencarian

PLTA Batangtoru, PLTA Terbesar di Sumatra Siap Perkuat Sistem Kelistrikan dan Tekan Emisi 1,9 Juta Ton CO2 per Tahun

Sabtu, 18 Juli 2026 • 17:36:31 WIB
PLTA Batangtoru, PLTA Terbesar di Sumatra Siap Perkuat Sistem Kelistrikan dan Tekan Emisi 1,9 Juta Ton CO2 per Tahun
PLTA Batangtoru resmi beroperasi sebagai pembangkit listrik tenaga air terbesar di Sumatra.

BENGKULU — Manager Design Construction PT NSHE, Arwan Kahfi, menjelaskan bahwa PLTA Batangtoru dirancang dengan sistem yang responsif terhadap kebutuhan sistem kelistrikan. "Kemampuan ramping rate yang tinggi memungkinkan pembangkit dapat segera beroperasi ketika dibutuhkan, sehingga berperan dalam menopang keandalan dan stabilitas sistem kelistrikan," ujar Kahfi dalam keterangan resminya.

Fitur ini menjadi krusial bagi sistem interkoneksi Sumatra. Saat terjadi pemadaman listrik (blackout) di Sumatra pada akhir Mei lalu, keberadaan pembangkit yang mampu merespon cepat menjadi faktor penting dalam proses pemulihan sistem secara bertahap.

Sistem Run-of-River dengan Kolam Tandon Harian

Tidak seperti PLTA pada umumnya yang membutuhkan waduk besar, PLTA Batangtoru menggunakan sistem Run-of-River yang dilengkapi daily pondage atau kolam tandon harian. Dengan pendekatan ini, volume waduk bisa lebih kecil karena tidak berfungsi sebagai waduk tahunan. Meski begitu, pembangkit tetap mampu menghasilkan kapasitas besar berkat pengaturan aliran sungai secara harian.

Menurut Kahfi, sistem ini juga mengedepankan aspek keselamatan dan pengendalian risiko operasional. Semua tahapan, mulai dari kesiapan infrastruktur, pengujian sistem, hingga penerapan standar keselamatan, dipersiapkan secara menyeluruh sebelum PLTA memasuki masa operasional.

Manfaat Lingkungan dan Sosial Berjalan Beriringan

Pembangunan PLTA Batangtoru tidak hanya fokus pada aspek teknis. PT NSHE juga menjalankan berbagai kegiatan pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar kawasan proyek. Upaya ini dilakukan agar pengembangan proyek berjalan secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga setempat.

"Pengembangan PLTA Batangtoru menjadi bagian dari upaya menghadirkan energi baru terbarukan yang bertanggung jawab, berkelanjutan, serta memperhatikan keseimbangan antara pembangunan dan lingkungan," pungkas Kahfi. "Dalam sistem interkoneksi Sumatra yang masih didominasi suplai oleh pembangkit fosil khususnya batu bara, kehadiran PLTA Batangtoru dapat menghasilkan penurunan emisi gas CO2 hingga 1,9 juta ton per tahun."

Kehadiran PLTA Batangtoru diharapkan tidak hanya memperkuat keandalan sistem kelistrikan Sumatra, tetapi juga menjadi bukti bahwa pengembangan energi baru terbarukan bisa berjalan seiring dengan kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.

Bagikan
Sumber: medcom.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks