BENGKULU — Industri ponsel pintar Indonesia tengah dilanda tekanan. Krisis memori RAM global yang dipicu oleh masifnya adopsi kecerdasan buatan (AI) membuat harga jual perangkat anyar melonjak drastis. Situasi rantai pasok ini langsung berdampak pada kantong konsumen kelas menengah yang mengincar ponsel 5G.
Untungnya, di tengah kenaikan harga itu, masih ada beberapa alternatif gawai lawas yang tetap sangat layak dibeli. Perangkat rilisan tahun kemarin justru tampil semakin menarik, terutama bagi yang punya anggaran terbatas namun tetap menginginkan konektivitas generasi kelima.
Moto G57 Power 5G: Paling Bersih dengan Baterai Bandel
Motorola membawa satu opsi menarik di segmen ini. Moto G57 Power 5G menonjol berkat sistem operasi yang hampir murni alias clean Android. Pengalaman navigasi antarmuka jadi sangat nyaman tanpa bloatware yang mengganggu.
Perangkat ini dibekali layar 6,72 inci dengan refresh rate 120 Hz. Meski masih menggunakan panel IPS, kehalusan scrolling dan animasi sudah setara ponsel flagship beberapa tahun lalu. Motorola juga melengkapi perangkat ini dengan colokan audio 3,5 mm, Radio FM, dan NFC untuk transaksi digital.
Konsumen perlu mencatat beberapa kompromi. Kualitas pengeras suara stereo hanya standar, dan pabrikan tidak menyediakan pelindung layar bawaan. Kelemahan paling kritis justru ada di dukungan perangkat lunak yang terbilang terbatas untuk pemakaian jangka panjang.
Krisis Memori Dongkrak Harga Ponsel Baru
Fenomena ini bukan sekadar isu sesaat. Krisis memori RAM global telah mengubah peta persaingan harga ponsel 5G di Indonesia. Pabrikan kesulitan menekan biaya produksi karena komponen memori menjadi barang langka dan mahal.
Akibatnya, ponsel 5G anyar yang dirilis di tahun 2026 ini dibanderol lebih tinggi dari generasi sebelumnya. Konsumen yang sebelumnya bisa mendapatkan perangkat 5G di bawah Rp 3 juta kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk spesifikasi setara.
Empat Opsi Alternatif di Juli 2026
Berdasarkan harga resmi yang beredar di pasaran, berikut empat ponsel 5G di kisaran Rp 3 jutaan yang layak menjadi bahan pertimbangan utama pada Juli 2026:
- Moto G57 Power 5G — Keunggulan utama ada pada software bersih dan fitur NFC. Kekurangan: dukungan update software minim.
- Opsi Kedua — (nama produk tidak disebutkan dalam bahan, namun artikel asli merujuk pada empat rekomendasi).
- Opsi Ketiga — (nama produk tidak disebutkan dalam bahan).
- Opsi Keempat — (nama produk tidak disebutkan dalam bahan).
Keempat perangkat ini menawarkan spesifikasi tangguh dengan harga yang relatif lebih stabil dibandingkan produk anyar. Bagi konsumen yang tidak mengejar model terbaru, opsi lawas ini justru memberikan nilai lebih.
Kesimpulan: Waktu yang Tepat untuk Berburu Ponsel Lawas
Krisis memori diperkirakan masih akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Bagi pembaca yang membutuhkan ponsel 5G sekarang dan memiliki anggaran terbatas, memburu perangkat rilisan tahun lalu adalah langkah paling rasional.
Moto G57 Power 5G menjadi pilihan tepat bagi pengguna yang mengutamakan pengalaman antarmuka bersih dan fitur NFC. Namun, pastikan Anda siap dengan keterbatasan dukungan software jangka panjang sebelum memutuskan membeli.