BENGKULU — Bagi pengguna setia Samsung Galaxy yang gemar mengutak-atik tampilan ponsel, kabar ini patut disambut antusias. Informasi dari akun X (sebelumnya Twitter) Galaxy Techie mengungkapkan bahwa modul "Home Up" di aplikasi Good Lock versi One UI 9 akan hadir dengan sejumlah fitur baru yang signifikan.
Dock yang Lebih Personal dan Fungsional
Salah satu perubahan paling kentara ada pada Favorites tray atau yang biasa disebut dock. Melansir bocoran tersebut, pengguna kini bisa mengkustomisasi latar belakang dock dengan menambahkan warna, efek blur, atau bahkan gambar favorit di belakang ikon aplikasi.
Tak hanya itu, jumlah ikon yang bisa ditampung di dock juga bisa diatur secara independen dari grid layar utama. Ini berarti Anda tidak lagi terbatas pada jumlah ikon default yang ditetapkan pabrikan.
Gestur Multi-Jari: Kontrol Lebih Cepat
Fitur kedua yang tak kalah menarik adalah dukungan untuk gestur multi-jari. Samsung dikabarkan akan menyediakan aksi terpisah untuk gerakan seperti menggesek ke arah tertentu, mencubit (pinch), dan lainnya.
Gestur ini bisa dipetakan untuk berbagai perintah, mulai dari membuka aplikasi, mengganti aplikasi, mengatur volume dan kecerahan layar, mengambil tangkapan layar, hingga membuka fitur pencarian. Semua bisa dilakukan tanpa harus menyentuh tombol fisik atau menu pengaturan.
Fitur Eksisting yang Kian Matang
Pembaruan ini melengkapi fitur-fitur "Home Up" yang sudah ada sebelumnya. Pengguna setia modul Good Lock tentu sudah familiar dengan kemampuan untuk mengatur grid layar utama yang lebih fleksibel, mem-backup dan merestore pengaturan, hingga menyesuaikan tampilan task changer dan lembar berbagi (share sheet).
Kapan Rilis dan Ponsel Mana Saja yang Kebagian?
Pembaruan One UI 9 ini rencananya akan debut bersamaan dengan seri Galaxy Z Fold 8 dan Galaxy Z Flip 8. Setelah itu, pembaruan akan menjangkau perangkat Samsung Galaxy generasi sebelumnya.
Saat ini, One UI 9 versi beta sudah mulai diuji coba pada seri Galaxy S26. Belum ada informasi resmi mengenai jadwal ketersediaan untuk pasar Indonesia, namun biasanya pembaruan sistem operasi Samsung membutuhkan waktu beberapa bulan setelah peluncuran global untuk masuk ke Tanah Air.