BENGKULU — Talkshow Edukasi Hukum dan Politik yang digelar di Bencoolen Mall, Kota Bengkulu, Selasa (30/6/2026), menghadirkan Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Ichsan Nur sebagai pembicara utama. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan prolog hukum yang menekankan pentingnya literasi hukum sebagai fondasi masyarakat yang tertib dan sadar aturan.
Literasi Hukum Kunci Cegah Konflik Sosial
Menurut Kombes Pol. Ichsan Nur, semakin tinggi pemahaman masyarakat terhadap hukum, semakin kecil potensi pelanggaran dan konflik sosial. Ia menegaskan bahwa edukasi hukum bukan hanya tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama—dari akademisi, organisasi kemasyarakatan, pelajar, mahasiswa, hingga komunitas.
"Melalui kegiatan seperti ini diharapkan masyarakat memiliki bekal pengetahuan yang cukup mengenai aturan hukum serta mampu berpartisipasi dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan tertib," ujarnya.
Politik Santun dan Antisipasi Hoaks
Talkshow tidak hanya membahas aspek hukum, tetapi juga mengangkat isu politik yang berkembang. Para peserta diajak memahami pentingnya berpolitik secara santun, menjunjung tinggi demokrasi, serta waspada terhadap penyebaran informasi yang belum terverifikasi.
Materi dikemas secara interaktif sehingga peserta bisa berdialog langsung dengan narasumber. Pola diskusi dua arah ini dinilai lebih efektif menjangkau masyarakat dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda yang rentan terpapar hoaks dan ujaran kebencian di media digital.
Langkah Preventif Jaga Kamtibmas
Polda Bengkulu menilai kegiatan edukasi semacam ini merupakan langkah preventif strategis. Dengan meningkatnya literasi hukum, masyarakat diharapkan lebih bijak bertindak—baik dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berselancar di dunia maya.
Kehadiran aparat kepolisian dalam forum publik seperti ini juga menjadi bukti bahwa Polri tidak sekadar menjalankan fungsi penegakan hukum. Lebih dari itu, kepolisian berperan sebagai mitra masyarakat dalam memberikan edukasi dan pembinaan.
Target Berkelanjutan: Budaya Taat Hukum
Polda Bengkulu berharap talkshow serupa bisa terus digelar secara berkala dengan peserta yang lebih luas. Dengan begitu, budaya taat hukum dapat tumbuh dan mengakar di tengah masyarakat Bengkulu.
Peningkatan kesadaran hukum dan pemahaman politik yang sehat diyakini mampu menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah hukum Polda Bengkulu. Pada akhirnya, hal ini diharapkan mendukung iklim pembangunan yang aman, nyaman, dan kondusif di Provinsi Bengkulu.