KEPAHIANG — Sebanyak lima dari sepuluh kafilah asal Kabupaten Kepahiang berhasil membawa pulang juara pada MTQ Tingkat Provinsi Bengkulu Tahun 2026 yang digelar di Kabupaten Seluma. Penghargaan atas prestasi tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Kepahiang Zurdi Nata di Aula Setda Kepahiang, Selasa (19/5/2026).
Hartono, Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kabupaten Kepahiang, merinci para pemenang yang berhasil bersaing di tingkat provinsi. Muhammad Munir keluar sebagai Juara I Seni Baca Al Quran Tuna Netra Putra, disusul Alif Saufullah Al Baslul di kategori Juara I Hafalan 10 Juz Putra.
Dari kategori putri, Novita Abeliani meraih Juara I Seni Baca Al Quran Tuna Netra Putri. Sementara itu, Gesang Retno Lestari menjadi Juara II Seni Baca Al Quran Remaja Putri, dan Nazlah Mardiyah meraih Juara II Dekorasi Putri.
Dalam sambutannya, Zurdi Nata menegaskan bahwa capaian tersebut merupakan bukti nyata kemampuan generasi muda Kepahiang di bidang tilawah dan hafalan Al Quran. Ia menyebut seluruh peserta yang mewakili daerahnya adalah putra-putri asli Kepahiang.
“Prestasi ini sangat membanggakan karena seluruh peserta yang mewakili Kabupaten Kepahiang merupakan putra-putri asli daerah. Mereka mampu bersaing dan menunjukkan kemampuan terbaik di tingkat provinsi,” ujar Zurdi Nata.
Bupati juga memberikan motivasi kepada peserta yang belum berhasil meraih posisi terbaik. Ia meminta mereka tidak berkecil hati dan terus berlatih untuk ajang berikutnya. “Yang sudah berhasil jangan cepat puas dan terus tingkatkan kemampuan. Bagi yang belum juara jangan berkecil hati, karena kesempatan masih terbuka,” tambahnya.
Zurdi Nata memberikan tambahan reward pribadi kepada para kafilah berprestasi. Menurutnya, penghargaan ini diharapkan menjadi penyemangat bagi peserta untuk terus mengembangkan kemampuan. “Sebagai bentuk rasa bangga dan penghargaan kepada anak-anak kita yang telah membawa nama baik daerah, saya memberikan tambahan reward pribadi. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat agar mereka terus berkembang,” katanya.
Sementara itu, Hartono dari LPTQ menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukan secara berkesinambungan oleh pemerintah daerah dan para pelatih menjadi kunci keberhasilan ini. “Alhamdulillah, dari 10 kafilah yang kita kirim, lima di antaranya berhasil meraih juara. Ini tentu menjadi kebanggaan bersama dan menunjukkan bahwa pembinaan yang dilakukan selama ini berjalan dengan baik,” ujarnya.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan generasi muda, khususnya dalam pengembangan syiar Islam dan pendidikan Al Quran. Program pembinaan berkelanjutan akan menjadi prioritas agar prestasi Kepahiang di ajang MTQ mendatang semakin meningkat. Acara penghargaan turut dihadiri oleh Ketua LPTQ Hartono, Kepala Bagian Kesra Setda Kepahiang Suryadi, perwakilan Kementerian Agama, Majelis Ulama Indonesia (MUI), serta para orang tua dan pendamping kafilah.