PINANGRAYA — Puluhan ibu PKK dari seluruh kecamatan se-Kabupaten Bengkulu Utara unjuk kebolehan mengolah ikan tangkapan lokal menjadi hidangan modern di Rest Area, Desa Bukit Makmur, Kecamatan Pinang Raya. Lomba yang digagas Dinas Perikanan ini berlangsung meriah pada Sabtu (11/7/2026) dan menjadi ajang pemersatu kader PKK se-kabupaten.
Bupati: Sosialisasi Harus Sampai ke Tingkat Bawah
Bupati Bengkulu Utara Arie Septia Adinata yang hadir bersama Wakil Bupati H Sumarno dan kepala OPD meninjau langsung stan-stan peserta. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa inovasi kuliner serba ikan ini harus menjadi gerakan massal.
"Pada kegiatan yang digagas Dinas Perikanan ini, saya tekankan untuk disosialisasikan di tingkat bawah yaitu keluarga. Bagaimana mengajarkan anak sejak dini untuk membiasakan mengkonsumsi makanan serba ikan," tegas Arie Septia Adinata.
19 Kecamatan Tampilkan Kreativitas Olahan Ikan Lokal
Para peserta menyuguhkan berbagai olahan ikan tangkapan lokal yang dikreasikan menjadi hidangan bergizi. Mulai dari ikan sungai hingga hasil laut, semuanya diolah dengan bumbu dan teknik memasak modern tanpa meninggalkan cita rasa lokal.
"Alhamdulillah, dari 19 kecamatan kreativitas untuk menghasilkan masakan serba ikan sangat bagus. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat mewujudkan generasi yang cerdas di masa mendatang," imbuh bupati.
Suasana akrab namun kompetitif mewarnai jalannya lomba. Setiap stan berusaha menyajikan tampilan terbaik untuk menarik perhatian juri dan pengunjung.
Nelayan Juga Dapat Perhatian: Bantuan Alat Tangkap Disalurkan
Pemkab Bengkulu Utara tidak hanya fokus pada sisi hilir atau pengolahan hasil perikanan. Di momen yang sama, Bupati Arie Septia Adinata mengumumkan realisasi bantuan sarana prasarana tangkap untuk para nelayan di daerah itu.
"Tidak hanya hasil olahannya saja, kami juga menyalurkan bantuan alat tangkap ikan, mesin kapal serta jaminan keselamatannya kepada nelayan," tutup Arie Septia Adinata.
Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan hasil tangkapan nelayan sekaligus kesejahteraan mereka. Dengan pasokan ikan yang melimpah dari hulu, gerakan konsumsi ikan di tingkat rumah tangga bisa berkelanjutan.