Pencarian

PLN Resmi Teken Perjanjian Beli Listrik dari Sampah untuk 11 Lokasi, Target Olah 14.928 Ton per Hari

Sabtu, 11 Juli 2026 • 15:58:02 WIB
PLN Resmi Teken Perjanjian Beli Listrik dari Sampah untuk 11 Lokasi, Target Olah 14.928 Ton per Hari
PLN resmi menandatangani perjanjian pembelian listrik dari sampah untuk 11 lokasi di Indonesia.

BENGKULU — Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menyatakan bahwa PSEL bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan transformasi cara pandang terhadap sampah. "Melalui kolaborasi yang kuat, sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi dapat diolah menjadi sumber energi yang memberi manfaat," ujarnya dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu.

Kapasitas Proyek Perdana di Bali Capai 30 MW

Proyek percontohan yang baru ditekan kontraknya adalah PSEL Bali. Fasilitas ini dirancang memiliki kapasitas pengolahan sampah sebesar 1.200 hingga 1.650 ton per hari. Dari jumlah tersebut, potensi listrik yang bisa dihasilkan mencapai 30 MW.

PLN bertindak sebagai offtaker alias pembeli tenaga listrik yang dihasilkan. Komitmen ini memastikan energi yang diproduksi dari sampah bisa langsung tersalurkan ke sistem kelistrikan nasional. "PLN siap mendukung program ini dengan memastikan energi yang dihasilkan dapat terserap secara andal," kata Darmawan.

Deregulasi Jadi Kunci Percepatan Proyek

Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa proyek ini bisa berjalan setelah hambatan regulasi yang selama bertahun-tahun memperlambat penyelesaian persoalan sampah mulai disederhanakan. Pemerintah telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 109 Tahun 2025 tentang Penanganan Sampah melalui Pengolahan Sampah menjadi Energi Terbarukan Berbasis Teknologi Ramah Lingkungan.

"Dengan aturan yang lebih jelas, kerja sama yang kuat, dan tata kelola yang baik, saya yakin pengelolaan sampah dapat kita percepat," ujar Zulkifli.

Danantara: Arahan Presiden untuk Selesaikan Masalah Sampah

Chief Executive Officer Danantara Indonesia Rosan Perkasa Roeslani menegaskan bahwa pembangunan PSEL merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. "Masalah sampah adalah tantangan kita bersama yang harus diselesaikan secepat mungkin, sehingga tidak menjadi beban bagi generasi mendatang," kata Rosan.

Ia menambahkan, pelaksanaan proyek oleh Danantara Indonesia tidak hanya dilakukan secara cepat, tetapi juga dengan standar tata kelola tertinggi. Teknologi yang digunakan disebut sudah terbukti dan ramah lingkungan.

Bali Jadi Pilot Project, Pariwisata Jadi Alasan Utama

Gubernur Bali I Wayan Koster menyambut positif pembangunan PSEL di wilayahnya. Menurutnya, proyek ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat kualitas lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pariwisata. "Kalau ini selesai, bukan saja ekosistem lingkungan yang akan bagus, sehat untuk kehidupan masyarakat, tetapi citra pariwisata Bali akan meningkat," kata Koster.

Dengan total kapasitas nasional yang ditargetkan mencapai 310,3 MW, proyek PSEL diharapkan bisa menjadi solusi konkret bagi darurat sampah di berbagai daerah. PLN memastikan infrastruktur kelistrikan siap menerima pasokan dari pembangkit-pembangkit tersebut begitu beroperasi penuh.

Bagikan
Sumber: bengkulu.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks