BENGKULU — Dua penghargaan sekaligus diraih Pemerintah Provinsi Bengkulu pada ajang Adinata Syariah 2026 yang digelar Senin (6/7). Provinsi ini dinobatkan sebagai Terbaik II untuk kategori Nilai Ekspor Halal dan Terbaik IV untuk kategori Literasi Ekonomi dan Keuangan Syariah.
Ajang Adinata Syariah merupakan penghargaan tahunan yang diberikan kepada pemerintah daerah atas komitmen dan inovasi dalam memperkuat ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia. Pengakuan ini menjadi motivasi bagi Bengkulu untuk terus menghadirkan inovasi di sektor industri halal.
Zona Kuliner Halal dan Kemudahan Sertifikasi untuk UMKM
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan menyatakan, penguatan produk halal menjadi langkah strategis pemda untuk meningkatkan daya saing usaha masyarakat. "Ke depan Pemprov terus memperkuat pengembangan produk halal, meningkatkan literasi ekonomi dan keuangan syariah, serta membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional," kata Helmi di Bengkulu, Selasa.
Sejak akhir 2025, Pemprov telah meluncurkan sejumlah kemudahan bagi pelaku usaha. Salah satunya dengan menghadirkan Zona Kuliner Halal Aman Sehat (Zona KHAS) Berendo Merah Putih. Zona ini tidak hanya bertujuan memastikan kehalalan produk, tetapi juga meningkatkan daya tarik wisata religius dan mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif di daerah.
Kolaborasi Lintas Lembaga Percepat Sertifikasi Halal
Zona KHAS merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS), Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Koperasi dan UKM. Selain itu, kemudahan dalam pengurusan sertifikasi halal juga diberikan secara khusus bagi para pelaku UMKM.
Helmi menambahkan, UMKM tidak hanya dipersiapkan untuk menghasilkan produk dari segi model, jenis, dan kualitas. Lebih dari itu, kehalalan produk menjadi jaminan utama yang harus dipenuhi agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.
Target: Perluas Akses Pasar Nasional dan Internasional
Pemerintah Provinsi Bengkulu berharap pengakuan di tingkat nasional ini menjadi pendorong untuk terus berinovasi. Fokus utama ke depan adalah memperkuat pemberdayaan pelaku usaha, meningkatkan literasi ekonomi syariah, serta memastikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Dengan raihan ini, Bengkulu optimistis produk halal lokal tidak hanya dikenal di pasar domestik, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor.