Pencarian

11 Dapur MBG di Kawasan 3T Bengkulu Utara Mangkrak, Investor Setor Rp1 Miliar Menunggu Kepastian Operasional

Senin, 06 Juli 2026 • 17:45:01 WIB
11 Dapur MBG di Kawasan 3T Bengkulu Utara Mangkrak, Investor Setor Rp1 Miliar Menunggu Kepastian Operasional
dapur Program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu Utara belum beroperasi meski hampir rampung.

BENGKULU UTARA — Sebanyak 11 unit dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibangun di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) Kabupaten Bengkulu Utara belum beroperasi hingga kini. Investor yang telah mengucurkan dana mencapai Rp1 miliar menuntut kepastian operasional dari Badan Gizi Nasional (BGN) setelah pembangunan nyaris rampung sejak Desember 2025 lalu.

Investor: "Kami Telah Bantu Pemerintah, Tapi Tak Sesuai Komitmen Awal"

Ketua Yayasan Nur Kalimosodo Padang Jaya, Ahmad Rajid, mengungkapkan pihaknya telah mengeluarkan modal miliaran rupiah untuk membangun 11 dapur MBG. "Beban modal yang kami keluarkan mencapai milyaran rupiah. Bukan sedikit, tapi hingga saat ini belum ada kejelasan terkait operasionalnya," ujar Rajid, Minggu (5/7/2026).

Ia menegaskan investor meminta kejelasan agar fasilitas yang telah dibangun segera dimanfaatkan. "Kami inginkan kepastian, karena hingga saat ini belum ada kejelasan. Kami telah membantu pemerintah, namun kondisinya tak sesuai harapan dan komitmen awal. Kami harapkan segera beroperasi," katanya.

9 dari 11 Dapur Sudah Rampung 100 Persen, Tersebar di 11 Desa

Rajid merinci, dari total 11 unit yang dibangun, sembilan unit telah selesai 100 persen. Rinciannya, tujuh unit sedang dalam tahap appraisal, dua unit dalam proses administrasi, dan dua unit masih tahap pembangunan.

Lokasi dapur MBG itu tersebar di 11 desa, yakni Air Simpang, Sekamanak, Bukit Harapan, Gembung Raya, Kinal Jaya, Muara Santan, Limas Jaya, Lebong Tandai, Manganyau Timur, Seberang Tunggal, dan Air Kuro. "Titik-titik ini sesuai dengan perintah Satgas Daerah sekaligus yang menentukan titik dan SK resmi dari BGN," tambah Rajid.

Total biaya pembangunan untuk 11 dapur MBG di kawasan 3T tersebut ditaksir mencapai Rp1 miliar. Dana itu mencakup pengadaan alat kelengkapan sesuai nilai appraisal oleh Direktorat Jenderal Industri dan Jasa Nasional (DJIN) dan Komisi Pengawasan Keuangan dan Layanan Negara (KPKLN).

Pemkab Bengkulu Utara Masih Menunggu Arahan BGN

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bengkulu Utara, melalui Sekretaris Program MBG Sabani, mengatakan pihaknya masih menunggu arahan resmi dari Kepala Regional BGN Provinsi Bengkulu. "Kami juga masih menunggu dari BGN melalui Kepala Regional BGN Provinsi Bengkulu terkait hal ini. Karena teman-teman juga sudah membangun dapur MBG di kawasan 3T," kata Sabani lewat pesan seluler.

Program MBG merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan pemenuhan gizi, terutama bagi kelompok sasaran di daerah terpencil. Namun, mangkraknya 11 dapur di Bengkulu Utara ini menjadi sorotan karena dinilai menghambat realisasi program sekaligus membebani investor yang telah mengucurkan modal besar.

Bagikan
Sumber: klikinfoberita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks