BENGKULU — Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu mulai menggencarkan sosialisasi dan penjajakan kerja sama dengan berbagai perusahaan. Langkah ini dilakukan demi memastikan program magang nasional yang akan datang bisa menampung lebih banyak lulusan baru.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Bengkulu, Syarifudin, menyebut pihaknya saat ini aktif berkoordinasi dengan BUMN, BUMD, dan perusahaan swasta. "Semakin banyak perusahaan yang bergabung, maka kesempatan peserta untuk memperoleh pengalaman kerja juga semakin besar," ujarnya di Bengkulu, Senin (6/7).
Target 200 Perusahaan, Naik dari 100 Perusahaan Sebelumnya
Pada pelaksanaan PMN Batch 1 hingga Batch 3, jumlah perusahaan yang berpartisipasi di Bengkulu tercatat sekitar 100 perusahaan. Untuk Batch 4, pemerintah menargetkan jumlah tersebut bertambah menjadi 200 perusahaan.
"Kalau pada program sebelumnya ada 100 perusahaan, kita targetkan batch empat ini ada sekitar 200 perusahaan yang akan dilibatkan," tambah Syarifudin.
Dokumen Apa yang Harus Disiapkan Calon Peserta?
Sambil menunggu portal resmi Kementerian Ketenagakerjaan dibuka, Pemprov Bengkulu mengimbau para fresh graduate untuk mempersiapkan berkas sejak sekarang. Dokumen yang wajib disiapkan meliputi identitas diri, ijazah, transkrip nilai, curriculum vitae (CV), serta dokumen pendukung lainnya.
"Calon peserta kami imbau mulai menyiapkan seluruh berkas dari sekarang, seperti dokumen identitas, ijazah, transkrip nilai, CV dan dokumen pendukung lainnya agar ketika pendaftaran dibuka mereka sudah siap," tutup Syarifudin.
Kuota Nasional 150 Ribu Peserta dalam Tiga Gelombang
Program Magang Nasional Batch 4 merupakan lanjutan dari program sebelumnya yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan. Secara nasional, pemerintah menyediakan kuota hingga 150 ribu peserta yang akan disalurkan dalam tiga gelombang. Pendaftaran dijadwalkan mulai dibuka pada pertengahan Juli 2026.