BENGKULU — Harga minyak goreng kemasan bermerk 2 di pasar tradisional Bengkulu terpantau tidak berubah selama sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan PIHPS via bi.go.id/hargapangan pukul 14.44 WIB, harga komoditas ini bertahan di level Rp23.900 per kilogram sejak akhir Juni 2026.
Stabilitas harga minyak goreng kemasan ini terjadi dalam tiga kerangka waktu. Secara harian tidak ada perubahan, secara mingguan juga datar di Rp23.900, dan secara bulanan pun harga sama dengan 30 hari lalu. Namun, jika ditarik lebih panjang, harga saat ini tercatat naik 14,9 persen dibandingkan 90 hari sebelumnya yang masih Rp20.800 per kilogram.
Rekor Historis: Kenaikan Tertinggi Tercatat pada Maret 2022
Data historis PIHPS mencatat lonjakan harga minyak goreng kemasan di Bengkulu pernah mencapai 32,5 persen pada Maret 2022. Sebaliknya, penurunan terdalam terjadi pada Februari 2022, yakni minus 24,53 persen. Secara umum, dalam satu tahun terakhir (Juli 2025–Juni 2026), harga komoditas ini bergerak relatif datar.
17 Komoditas Sembako Justru Turun, Cabai Rawit Merah Paling Dalam
Di luar minyak goreng kemasan, pantauan PIHPS pada hari yang sama menunjukkan pergerakan harga yang lebih dinamis pada sembilan bahan pokok di Bengkulu. Sebanyak 17 komoditas tercatat mengalami penurunan harga, sementara delapan lainnya naik.
Penurunan terdalam terjadi pada cabai rawit merah yang anjlok 26,15 persen menjadi Rp60.000 per kilogram dari harga sebulan lalu. Cabai rawit juga turun 24,56 persen ke Rp53.750 per kilogram. Sementara itu, beras kualitas bawah II turun signifikan 21,7 persen menjadi Rp12.450 per kilogram.
Komoditas lain yang ikut turun antara lain bawang merah (turun 4,76 persen ke Rp50.000 per kg), telur ayam ras segar (turun 2,78 persen ke Rp28.000 per kg), dan minyak goreng curah (turun 2,44 persen ke Rp20.000 per kg).
Bawang Putih dan Beras Kualitas Bawah I Justru Naik
Di sisi lain, beberapa komoditas mencatat kenaikan harga. Bawang putih ukuran sedang naik 10,78 persen menjadi Rp46.250 per kilogram. Beras kualitas bawah I juga naik 2,7 persen ke Rp15.200 per kilogram. Kenaikan tipis juga terjadi pada daging ayam ras segar yang naik 0,69 persen menjadi Rp36.500 per kilogram.
Sementara itu, harga daging sapi kualitas 1 dan 2, gula pasir premium, serta minyak goreng kemasan bermerk 1 dan 2 tercatat stabil atau tidak mengalami perubahan harga dibandingkan bulan sebelumnya.
Data PIHPS ini diperbarui secara berkala oleh Bank Indonesia dan menjadi acuan bagi pemerintah daerah dalam memantau gejolak harga pangan strategis di pasar tradisional Bengkulu.