BENGKULU — Wakil Gubernur Bengkulu, Ir. Mi'an, menggelar rapat kerja bersama Bupati Mukomuko, Choirul Huda, pada Jumat (29/5/2026) untuk membahas percepatan dua proyek infrastruktur prioritas di wilayah tersebut. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur Helmi Hasan agar pembangunan tidak berjalan pilih kasih di 10 kabupaten dan kota.
Dua Ruas Jalan yang Masuk Target Prioritas
Proyek pertama yang menjadi fokus adalah rekonstruksi ruas jalan Penarik-Lubuk Pinang sepanjang 4,5 kilometer. Ruas kedua mencakup jalan Mukomuko-Pondok Batu hingga kawasan SP Yamaja atau yang dikenal warga sebagai Pondok Kopi.
Mi'an menegaskan bahwa kedua proyek ini sudah masuk dalam kategori strategis Pemprov Bengkulu. "Pelaksanaannya kita targetkan dapat dikebut, sehingga nantinya dapat segera dimanfaatkan dan memperlancar mobilitas masyarakat," ujarnya.
Efisiensi Anggaran Tak Jadi Penghalang
Meskipun pemerintah daerah tengah melakukan efisiensi fiskal, Mi'an optimistis proyek pembangunan jalan ini tetap bisa direalisasikan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur menjadi program prioritas pada masa kepemimpinan Gubernur Helmi Hasan dan dirinya.
"Maka dari itu kita optimistis proyek pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan meskipun kondisi fiskal daerah mengalami efisiensi anggaran," kata Mi'an.
Sinergi Pemprov dan Pemkab untuk Pemerataan
Bupati Mukomuko, Choirul Huda, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemprov Bengkulu dan Pemkab Mukomuko dalam mempercepat proyek ini. Ia berharap kerja sama tersebut terus berlanjut demi pembangunan daerah.
"Kami berharap sinergi ini terus terjalin demi percepatan pembangunan di Kabupaten Mukomuko," singkat Huda.
Mi'an menambahkan bahwa Gubernur Helmi Hasan telah mengarahkannya bersama Sekretaris Daerah agar tidak ada anggapan pendekatan pilih kasih dalam pembangunan. "Semua daerah dibangun, hanya saja skala prioritasnya berbeda," pungkasnya.