BENGKULU — Perang harga kendaraan listrik di Indonesia memasuki babak baru pada pertengahan 2026. Tiga pemain utama—VinFast asal Vietnam, Wuling Motors, dan Chery dari China—kompak merilis daftar harga terbaru yang mencakup model dari segmen entry-level hingga premium. Data ini dikumpulkan dari jaringan dealer resmi dan pengumuman pabrikan sepanjang Mei 2026.
VinFast VF3 Jadi City Car Listrik Termurah
VinFast, pendatang baru yang paling agresif, membuka serangan dengan VF3. Model mungil ini dibanderol mulai Rp 152 juta hingga Rp 192,2 juta, menjadikannya mobil listrik termurah di Indonesia saat ini. VF3 menyasar konsumen yang butuh kendaraan harian kompak dengan biaya kepemilikan rendah.
Di atasnya, VinFast VF5 dijual Rp 212 juta sampai Rp 272,3 juta. Untuk segmen MPV keluarga, VinFast VF MPV7 hadir dengan harga Rp 345 juta hingga Rp 420 juta. Sementara model SUV premium VF7 berada di rentang Rp 418 juta sampai Rp 568 juta.
Wuling Air ev Masih Jadi Primadona, Cloud EV Naik Kelas
Wuling Motors tetap mempertahankan posisi di segmen mobil listrik murah. Wuling Air ev masih menjadi andalan dengan harga mulai Rp 214 juta hingga Rp 307 juta. Model ini sudah terbukti laris di pasar Indonesia sejak pertama kali diluncurkan.
Wuling BinguoEV dibanderol Rp 318 juta sampai Rp 363 juta, sedangkan Wuling Cloud EV yang lebih premium dijual di kisaran Rp 415 juta hingga Rp 443 juta. Untuk lini hybrid, Wuling Almaz RS Hybrid dipatok Rp 445 juta. Wuling Cortez tetap jadi pilihan MPV konvensional termurah dengan harga mulai Rp 266,5 juta.
Chery Tiggo Cross CSH Rp 329,8 Juta, Tiggo 9 CSH AWD Rp 739,9 Juta
Chery membawa lini terluas dari segmen harga. Model termurah mereka adalah Chery Tiggo Cross versi konvensional mulai Rp 264,5 juta. Namun yang paling menarik perhatian adalah Chery Tiggo Cross CSH (Chery Smart Hybrid) yang dibanderol Rp 329,8 juta.
Chery E5 listrik murni dijual Rp 379,9 juta hingga Rp 419,9 juta. Model SUV off-road Chery J6 dipatok mulai Rp 560,5 juta sampai Rp 675,5 juta. Puncaknya, Chery Tiggo 9 CSH AWD menjadi model termahal dengan harga Rp 739,9 juta.
Fitur Modern Jadi Standar, Infrastruktur Masih Jadi PR
Mayoritas model yang dirilis sudah dibekali fitur ADAS, panoramic display, regenerative braking, dan fast charging. Meski begitu, adopsi mobil listrik sebagai kendaraan harian masih terganjal infrastruktur. Jumlah SPKLU di kota-kota besar terus bertambah, namun belum merata hingga ke daerah.
Pemerintah terus mendorong percepatan lewat insentif pajak dan kemudahan kepemilikan. Dengan rentang harga yang semakin kompetitif—dari Rp 152 juta hingga Rp 739,9 juta—konsumen Indonesia kini bisa memilih mobil listrik sesuai kantong dan kebutuhan tanpa harus mengorbankan teknologi modern.