CURUP — Puluhan mahasiswa IAIN Curup mendapat kesempatan belajar langsung tentang tata kelola pelayanan publik yang profesional. Bimbingan ini digelar oleh Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Curup Utara, Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Rejang Lebong, belum lama ini.
Mengapa bimbingan ini penting bagi mahasiswa?
Kegiatan ini dirancang untuk memberikan pemahaman praktis kepada mahasiswa tentang bagaimana instansi pemerintah, khususnya KUA, menjalankan fungsi pelayanan kepada masyarakat. Tidak hanya teori, para peserta diajak memahami langsung standar operasional yang berlaku.
PAI KUA Curup Utara menekankan tiga nilai utama dalam pelayanan publik: profesional, disiplin, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Nilai-nilai ini disampaikan dalam sesi interaktif bersama mahasiswa.
Apa yang dipelajari mahasiswa IAIN Curup?
Dalam bimbingan tersebut, mahasiswa diperkenalkan dengan sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang diterapkan di lingkungan Kemenag Kabupaten Rejang Lebong. Mereka juga mendapat gambaran tentang alur pengaduan, prosedur administrasi, dan etika melayani warga.
“Ini pengalaman berharga. Kami tidak hanya belajar teori di kampus, tapi juga melihat langsung bagaimana pelayanan publik dijalankan,” ujar salah satu peserta yang hadir.
Kaitan dengan kurikulum dan kesiapan kerja
Bagi mahasiswa IAIN Curup yang kelak akan bekerja di instansi pemerintah atau lembaga swasta, pemahaman tentang pelayanan publik menjadi modal penting. Bimbingan ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan antara teori di bangku kuliah dengan praktik di lapangan.
Kegiatan seperti ini juga menjadi bagian dari upaya Kemenag Rejang Lebong untuk membuka ruang edukasi bagi generasi muda. Dengan melibatkan mahasiswa, nilai-nilai pelayanan prima bisa ditanamkan sejak dini.
Bagaimana tindak lanjut kegiatan ini?
PAI KUA Curup Utara berencana menjadikan bimbingan serupa sebagai agenda rutin. Kolaborasi dengan IAIN Curup dinilai positif dan bisa diperluas ke program-program lain yang relevan dengan kebutuhan mahasiswa dan masyarakat.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya pintar secara akademik, tapi juga paham bagaimana melayani masyarakat dengan baik,” tambah pihak PAI KUA Curup Utara.