PSM Gema Rafflesia mendapat kepercayaan langsung dari rektorat UNIB untuk mengisi puncak acara penutup rangkaian perayaan ulang tahun ke-44 kampus tersebut. Pemilihan lagu "Lathi" bukan tanpa alasan; pihak pengelola paduan suara menilai lagu itu memiliki perpaduan kuat antara elemen modern dan tradisional yang cocok untuk acara formal sekaligus menghibur.
Kolaborasi Unik: Paduan Suara dan Dosen Teknik
Daya tarik utama penampilan ini adalah kolaborasi dengan seorang dosen dari Fakultas Teknik UNIB. Kerja sama itu menghasilkan aransemen yang menyegarkan, di mana suara paduan suara klasik berpadu dengan sentuhan musik kontemporer yang dibawakan sang dosen.
"Kami memilih lagu berjudul Lathi karena memiliki elemen modern dan tradisional yang kuat. Lagu ini juga memberikan kesan powerful dan megah, sehingga cocok untuk ditampilkan di Dies Natalies," ujar pembina PSM GR UNIB dalam keterangan yang diterima, Selasa (31/3/2026).
Persiapan Matang: Dari Latihan Perdana hingga Gladi Resik
Penampilan spektakuler itu tidak diraih secara instan. Ketua PSM GR mengungkapkan persiapan telah dimulai sejak sepekan sebelum acara puncak. Latihan perdana digelar pada Selasa (21/3/2026) di lantai dua gedung PKM yang diikuti oleh seluruh anggota aktif. Dua hari kemudian, latihan lanjutan digelar di gedung GLT dengan melibatkan dosen kolaborator dari Fakultas Teknik.
Puncak persiapan dilakukan pada Sabtu (25/3/2026) saat seluruh anggota menjalani gladi resik atau final rehearsal selama tiga jam, mulai pukul 15.00 hingga 18.00 WIB. Latihan ini berfokus pada penyelarasan vokal, pengaturan suara, serta koordinasi panggung dengan dua orang penari pendukung yang turut memeriahkan penampilan.
Penonton Terhibur, Penampilan Dinilai Sesuai Target
Ketua PSM GR menilai penampilan malam itu berjalan sesuai dengan konsep dan hasil latihan. Menurutnya, penonton yang hadir tampak sangat menikmati setiap lagu yang dibawakan, sehingga membuat suasana di GSG UNIB semakin semarak.
"Menurut kami, penampilannya sudah sesuai dengan ekspektasi. Para penonton tampak menikmati pertunjukan, yang membuat atmosfer semakin meriah," kata ketua PSM GR.
Sementara itu, pelatih PSM GR menambahkan bahwa malam puncak ini merupakan acara penutup dari seluruh rangkaian perayaan Dies Natalies ke-44. Ia berharap penampilan paduan suara dapat meninggalkan kesan terbaik bagi seluruh peserta dan panitia. "Apapun yang terjadi malam itu, kami harus siap beradaptasi dan tetap fokus," ujarnya.