Pencarian

Tiang PLN Ambruk di Simpang Air Rusa Rejang Lebong, Akses Jalan Sempat Lumpuh Total

Senin, 18 Mei 2026 • 14:13:01 WIB
Tiang PLN Ambruk di Simpang Air Rusa Rejang Lebong, Akses Jalan Sempat Lumpuh Total
Tiang beton PLN ambruk di Simpang Air Rusa, Rejang Lebong, menyebabkan akses jalan sempat lumpuh total.

REJANG LEBONG — Warga setempat menjadi pihak pertama yang bereaksi. Informasi yang disiarkan langsung melalui Facebook memicu datangnya petugas teknis PLN dan warga lain untuk gotong royong menyingkirkan tiang beton tersebut dari tengah jalan.

“Sekarang kawasan tersebut sudah bisa dilewati. Tiang sudah berhasil disingkirkan dari jalan, dibantu warga dan pihak PLN. Lokasinya tepat sebelum Air Rusa, masuk Simpang Air Rusa,” ujar seorang perekam video amatir di lokasi kejadian.

Kawat Penahan Tiang Juga Jadi Masalah di Titik Lain

Insiden ini bukan yang pertama dalam sebulan terakhir. Pada Minggu (3/5/2026), seorang pemuda bernama Adi Wiguna mengalami luka robek serius di leher dan cedera berat di kaki usai terjerat kawat baja penahan tiang milik PLN ULP Curup. Kawat itu menjuntai ke badan jalan Jalur Lintas Curup–Linggau tanpa rambu peringatan apa pun. Korban hingga kini masih menjalani perawatan intensif.

Warga Minta Audit Infrastruktur, Bukan Sekadar Tanggap Darurat

Sinergi cepat antara warga dan petugas PLN dalam mengevakuasi tiang ambruk di Air Rusa memang patut diacungi jempol. Namun, publik mulai mempertanyakan konsistensi pemeliharaan aset kelistrikan di Rejang Lebong. Dua insiden dalam rentang waktu hanya 15 hari — tiang roboh dan kawat penahan membahayakan pengendara — dinilai sebagai alarm serius.

Masyarakat berharap PLN tidak hanya bergerak setelah kejadian terjadi. Langkah preventif berupa pengawasan rutin dan audit ketat terhadap kondisi tiang, kabel, serta kawat penahan dinilai lebih mendesak ketimbang respons darurat yang sifatnya sementara.

Evaluasi Standar K3 di Lapangan Mendesak Dilakukan

Rentetan persoalan ini menjadi sorotan terhadap standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang diterapkan di lapangan. Tiang beton yang ambruk tanpa angin kencang atau hujan deras menimbulkan pertanyaan besar: apakah ada retakan struktur yang luput dari pemeriksaan berkala? Ataukah usia teknis tiang sudah lewat batas aman?

Hingga berita ini diturunkan, pihak PLN ULP Curup belum memberikan pernyataan resmi mengenai hasil investigasi penyebab ambruknya tiang di Simpang Air Rusa. Warga berharap klarifikasi segera keluar, bukan hanya untuk transparansi, tapi juga demi keselamatan pengguna jalan yang melintas setiap hari di jalur tersebut.

Bagikan
Sumber: jurnalisbengkulu.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Terkini

Indeks