Pencarian

Sosialisasi Kesehatan di MTsN 5 Mukomuko, Guru Dibekali Edukasi Kanker

Kamis, 05 Februari 2026 • 13:22:03 WIB
RE
MU
Redaksi | Editor: Muhammad Yusuf
Sosialisasi Kesehatan di MTsN 5 Mukomuko, Guru Dibekali Edukasi Kanker
MTsN 5 Mukomuko bersama YPKN menggelar sosialisasi pencegahan kanker bagi guru dan staf.

Mukomuko - Dalam upaya menciptakan lingkungan pendidikan yang sehat, MTsN 5 Mukomuko menggelar kegiatan sosialisasi kesehatan tentang kanker dan tumor. Kegiatan tersebut dilaksanakan bekerja sama dengan Yayasan Pencegahan Kanker Nusantara (YPKN) pada Rabu (4/2/2026).

Sosialisasi diikuti oleh seluruh dewan guru serta staf tata usaha MTsN 5 Mukomuko. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran warga madrasah terhadap pentingnya pencegahan penyakit kanker sejak dini.

Hadir sebagai narasumber, konsultan YPKN Danil Akhirul Febrian, yang memaparkan penjelasan mengenai perbedaan kanker dan tumor. Ia menjelaskan bahwa kanker merupakan penyakit akibat pertumbuhan sel abnormal yang tidak terkendali dan dapat menyerang berbagai organ vital tubuh, sementara tumor merupakan benjolan akibat pertumbuhan jaringan tidak normal yang dapat bersifat jinak maupun ganas.

Dalam pemaparannya, Danil juga mengulas sejumlah jenis kanker yang umum ditemukan di masyarakat, di antaranya kanker payudara, kanker serviks, kanker paru-paru, kanker usus, kanker hati, dan kanker kulit. Menurutnya, setiap jenis kanker memiliki faktor risiko serta gejala yang berbeda, sehingga diperlukan pemahaman yang baik untuk mendukung deteksi dini.

Selain faktor medis, gaya hidup turut menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut. Kebiasaan merokok, pola makan tidak sehat, kurangnya aktivitas fisik, stres berkepanjangan, paparan bahan kimia berbahaya, serta minimnya pemeriksaan kesehatan rutin disebut sebagai faktor yang dapat meningkatkan risiko kanker.

Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Mukomuko menegaskan komitmennya dalam mendukung program kesehatan dan pencegahan penyakit di lingkungan pendidikan. Kerja sama dengan YPKN diharapkan dapat mendorong guru dan staf menerapkan pola hidup sehat, sekaligus menjadi penyampai informasi kesehatan bagi siswa dan masyarakat sekitar.

Pihak madrasah berharap, peningkatan wawasan kesehatan ini dapat berkontribusi dalam menciptakan lingkungan madrasah yang lebih sehat, sadar risiko penyakit, dan berorientasi pada pencegahan sejak dini.

Bagikan
Sumber: Kanwil Kemenenag Bengkulu

Berita Terkini

Indeks