KOTA BENGKULU — Pemerintah Kota Bengkulu terus memperkuat upaya pengurangan angka pengangguran dengan menyiapkan pelatihan keterampilan kerja yang relevan dengan kebutuhan pasar. Pada 2026, Pemkot Bengkulu memfokuskan pelatihan pada bidang montir bengkel guna mencetak tenaga kerja terampil sekaligus mendorong lahirnya wirausaha baru.
Kepala Bidang Penempatan dan Pelatihan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Bengkulu, Purniati, mengatakan pelatihan ini dirancang sebagai investasi sumber daya manusia, khususnya bagi generasi muda yang belum memiliki pekerjaan.
“Pelatihan tahun ini kami fokuskan pada keterampilan montir bengkel. Tujuannya agar anak-anak muda memiliki kemampuan teknis yang siap digunakan di dunia kerja maupun untuk membuka usaha mandiri,” ujar Purniati, Rabu (4/2/2026).
Menurutnya, sektor otomotif dipilih karena memiliki peluang ekonomi yang besar, seiring meningkatnya kebutuhan layanan perawatan kendaraan, termasuk tren montir panggilan yang kini semakin diminati masyarakat.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang menghadirkan berbagai pilihan pelatihan seperti tata rias dan menjahit, Disnaker Kota Bengkulu pada 2026 memusatkan program pada satu bidang agar pelatihan lebih optimal dan mendalam.
“Saat ini kami masih dalam tahap persiapan dan pendataan calon peserta yang memenuhi persyaratan. Masyarakat diharapkan bersabar hingga proses seleksi selesai,” jelasnya.
Purniati menegaskan seluruh pelatihan diberikan secara gratis. Program ini dilaksanakan bekerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) yang kompeten, serta dilengkapi dengan sertifikasi keahlian sebagai bekal memasuki dunia kerja maupun merintis usaha sendiri.
Adapun sasaran program pelatihan montir ini mencakup pencari kerja, lulusan baru, hingga lulusan perguruan tinggi yang berdomisili di Kota Bengkulu.
“Harapannya, pelatihan ini mampu meningkatkan keterampilan, membuka peluang kerja, dan membantu mengurangi angka pengangguran di Kota Bengkulu,” pungkasnya.