Bengkulu - Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bengkulu Brigjen Pol. Dicky Sondani menggelar rapat koordinasi dengan Rektor Universitas Bengkulu, Indra Cahyadinata, di Kampus UNIB, Senin, 2 Februari 2026. Pertemuan tersebut membahas rencana pendirian Pusat Studi Kepolisian sebagai bentuk kerja sama antara institusi kepolisian dan perguruan tinggi.
Rapat yang berlangsung sejak siang hari itu dihadiri sejumlah pejabat utama Polda Bengkulu, di antaranya Kepala Biro Operasi, Kepala Biro SDM, Direktur Binmas, serta Kepala Bidang Humas Polda Bengkulu. Dari pihak universitas, hadir jajaran pimpinan kampus, termasuk wakil rektor, dekan Fakultas Hukum, dan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM).
Dalam pembahasan tersebut, Pusat Studi Kepolisian dirancang sebagai forum kajian ilmiah yang mendukung pengembangan kebijakan dan praktik kepolisian. Fokus kerja sama mencakup bidang penelitian, pendidikan, serta pengabdian kepada masyarakat yang relevan dengan tugas dan fungsi kepolisian.
Wakapolda Bengkulu menyampaikan bahwa sinergi dengan kalangan akademisi diperlukan untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia Polri. Melalui pendekatan berbasis riset dan pendidikan, diharapkan lahir inovasi serta rekomendasi kebijakan yang aplikatif bagi institusi kepolisian.
Sementara itu, Rektor Universitas Bengkulu menyatakan kesiapan kampus dalam mendukung pembentukan pusat studi tersebut. UNIB menilai kolaborasi ini sejalan dengan peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kontribusi nyata kepada masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, Polda Bengkulu dan UNIB berharap dapat membangun kemitraan jangka panjang yang berkelanjutan. Pusat Studi Kepolisian diharapkan menjadi sarana strategis untuk memperkuat kerja sama riset, peningkatan kapasitas aparatur, serta pelayanan publik berbasis keilmuan.