Lansia di Seluma Kehilangan Motor Dinas Saat Makan Siang di Kebun Sawit, Pelaku Jebol Kunci Setang

Penulis: Ricki Manurung  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 19:40:01 WIB
Lansia di Seluma kehilangan sepeda motor dinas saat makan siang di kebun sawit, diduga pelaku menjebol kunci setang.

SELUMA — Aksi pencurian kendaraan bermotor kembali meresahkan warga Kabupaten Seluma. Kali ini korbannya adalah Daharuniddin (62), warga Desa Talang Beringin, Kecamatan Seluma Utara, yang kehilangan sepeda motor Honda Fit X berpelat nomor BD-5000-AY.

Peristiwa nahas itu terjadi di areal perkebunan kelapa sawit yang berlokasi tidak jauh dari kompleks Rumah Dinas (Rumdin) Pejabat Pemkab Seluma. Korban memarkirkan motornya di atas tebing, sekitar 30 meter dari pondok kebun yang berada di bagian bawah.

Motor tersebut diketahui merupakan kendaraan dinas yang dibeli korban secara resmi melalui proses lelang di Universitas Bengkulu (UNIB).

Sempat Curiga, Korban Lengah Saat Memasak

Daharuniddin mengaku sempat melihat seorang pria tak dikenal mendekati motornya sebelum kejadian. Namun, kecurigaan itu tidak dihiraukannya karena sedang sibuk memasak untuk makan siang.

Kelonggaran itu pun berbuah petaka. Saat baru menyantap tiga suap makanan, korban mendengar suara mesin motornya menyala. Pelaku yang berhasil menjebol lubang kunci setang langsung memacu kendaraan tersebut dan melarikan diri.

"Saya awalnya sudah curiga ada orang mendekati motor. Karena tanggung sedang masak mau makan, jadi tidak terlalu saya perhatikan. Tapi pas baru tiga suap makan, terdengar motor saya dibawa kabur," ujar Daharuniddin.

Kerugian dan Langkah Korban

Akibat kejadian ini, korban mengalami kerugian materi yang tidak sedikit. Hingga berita ini diturunkan, korban belum memberikan keterangan resmi mengenai total kerugian yang dialami maupun langkah hukum yang akan diambil ke pihak kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para pekerja kebun, agar lebih waspada terhadap potensi pencurian kendaraan. Area perkebunan yang sepi kerap menjadi sasaran empuk pelaku kejahatan karena minimnya pengawasan.

Kejadian ini juga menyoroti modus pencurian yang semakin nekat, di mana pelaku tidak segan beraksi di siang hari bolong meskipun korban berada di lokasi. Kerugian yang dialami korban pun menjadi pelajaran berharga akan pentingnya pengamanan ekstra untuk kendaraan, seperti penggunaan kunci ganda atau memarkirkan kendaraan di tempat yang lebih aman dan terpantau.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: rbtv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top