Satgas TMMD Kodim Salatiga dan Warga Desa Cukil Gotong Royong Cor Jalan 1.200 Meter di Tengah Terik Matahari

Penulis: Monang Simanjuntak  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 16:32:01 WIB
Personel TNI dan warga Desa Cukil bergotong royong mengecor jalan sepanjang 1.200 meter dalam program TMMD Reguler ke-129 di tengah terik matahari.

KAB. SEMARANG — Terik matahari di tengah musim kemarau tidak mengendorkan semangat kebersamaan di Desa Cukil. Personel TNI dan warga justru menjadikan cuaca panas sebagai penyemangat untuk mempercepat rampungnya pengecoran jalan desa yang membentang hingga 1.200 meter.

Kegiatan yang berlangsung Minggu (2/8/2026) ini merupakan bagian dari program TMMD Reguler ke-129. Di lokasi, tampak prajurit dan warga saling bahu-membahu mengangkut material, menyiapkan adukan beton, hingga meratakan coran agar pengerjaan selesai tepat waktu.

Sinergi TNI dan Warga di Tengah Cuaca Panas

Kebersamaan di lokasi pengerjaan menjadi pemandangan utama. Para prajurit berbaur dengan warga setempat, bergantian mengisi waktu kerja di bawah sengatan matahari. Gotong royong ini dinilai menjadi kunci percepatan pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Program TMMD sendiri merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain menjaga kedaulatan negara, kehadiran satgas di tengah masyarakat bertujuan mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga.

Manfaat Jalan Baru bagi Aktivitas Ekonomi Warga

Jalan desa yang tengah dikecor ini menghubungkan antarwilayah di Desa Cukil. Dengan selesainya pengerjaan, akses transportasi warga diharapkan semakin lancar dan turut mendukung aktivitas perekonomian sehari-hari.

Warga Desa Cukil menyampaikan apresiasi atas dedikasi para prajurit yang bekerja tanpa kenal lelah. Mereka mengaku bangga bisa terlibat langsung dalam pembangunan jalan bersama TNI demi kemajuan desa.

Targetnya, dengan kekompakan yang terjaga, pengecoran jalan dapat rampung lebih cepat dari jadwal. Fasilitas jalan yang lebih baik pun segera bisa dimanfaatkan masyarakat untuk mobilitas dan pengangkutan hasil produksi.

Reporter: Monang Simanjuntak
Sumber: jurnalisbengkulu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top