HIPKA Bengkulu Teken MoU dengan Bank Bengkulu, Wali Kota Ingatkan Tindak Lanjut Kerja Sama

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Minggu, 02 Agustus 2026 | 12:17:31 WIB
Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi memberikan sambutan pada Forum Bisnis dan Pelantikan BPW HIPKA Provinsi Bengkulu di Hotel Santika, Sabtu (1/8/2026).

BENGKULU — Forum Bisnis dan Pelantikan BPW HIPKA Provinsi Bengkulu berlangsung di Hotel Santika, Sabtu (1/8/2026). Acara yang mengusung tema "Akselerasi Investasi dan Penguatan Ekosistem Bisnis Bengkulu" ini dihadiri tokoh nasional, kepala daerah, akademisi, hingga jajaran perbankan.

Ketua Umum BPW HIPKA Provinsi Bengkulu, Roni Desa, menyebut kepengurusan baru memikul tanggung jawab besar untuk menghadirkan organisasi yang bermanfaat bagi pembangunan ekonomi. Ia menegaskan HIPKA harus menjadi penghubung antara dunia usaha, pemerintah, lembaga keuangan, dan masyarakat.

"Pelantikan pengurus ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran HIPKA sebagai wadah pengusaha alumni KAHMI. Kami ingin mendorong investasi, memperluas jaringan usaha, serta menciptakan peluang ekonomi yang lebih besar dan nyata bagi masyarakat Bengkulu," ujar Roni Desa.

MoU dengan Bank Bengkulu dan Beasiswa untuk Kader HMI

Rangkaian acara tidak berhenti pada seremoni. HIPKA menandatangani Nota Kesepahaman dengan Bank Bengkulu dan sejumlah perusahaan strategis. Kerja sama ini menyasar perluasan akses pembiayaan bagi pelaku usaha dan peningkatan iklim investasi di Provinsi Bengkulu.

Organisasi ini juga menyerahkan beasiswa kewirausahaan senilai Rp1 juta kepada lima kader Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang tengah merintis usaha. Bantuan itu menjadi simbol komitmen HIPKA dalam mencetak wirausaha muda yang mandiri.

Wali Kota: Jangan Berhenti di Dokumen Administratif

Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi mengapresiasi penandatanganan MoU yang berlangsung bersamaan dengan pelantikan. Menurutnya, langkah itu menunjukkan organisasi langsung menghadirkan program nyata, bukan sekadar acara seremonial.

Namun, Dedy mengingatkan agar seluruh kerja sama yang disepakati segera ditindaklanjuti. Ia menilai dokumen MoU tidak ada artinya jika tidak dieksekusi di lapangan.

"Acara ini sangat baik karena langsung ada aksi nyata melalui MoU. Yang paling penting sekarang adalah tindak lanjutnya sehingga kerja sama tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan dunia usaha," tegasnya.

PINBOOK Dihidupkan Kembali untuk Cetak Pengusaha Baru

Dedy juga mendorong pengurus HIPKA menghidupkan kembali Pusat Inkubasi Bisnis (PINBOOK). Program ini dinilai bisa menjadi laboratorium kewirausahaan untuk melahirkan pelaku usaha baru, khususnya di sektor properti dan otomotif.

Ia menambahkan, selama ini banyak alumni HMI yang aktif di dunia politik. Kehadiran HIPKA membuka ruang baru bagi kader yang ingin mengembangkan kemampuan berwirausaha sehingga lahir lebih banyak pengusaha sukses dari Bengkulu.

"Selama ini banyak alumni HMI yang lebih aktif di dunia politik. Kini HIPKA menjadi wadah bagi kader yang ingin mengembangkan kemampuan berwirausaha sehingga lahir lebih banyak pengusaha sukses dari Bengkulu," kata Dedy.

Narasumber Nasional dan Tokoh Daerah Hadir

Forum bisnis menghadirkan Ketua Umum BPP HIPKA yang juga anggota DPR RI, Kamrussamad. Ia memaparkan strategi inovasi fiskal daerah dan penguatan sektor UMKM sebagai motor pertumbuhan ekonomi nasional.

Turut hadir Direktur Utama Bank Bengkulu Iswahyudi, Rektor Universitas Bengkulu Retno Agustina Ekaputri, serta Bupati Bengkulu Utara Mian dan Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto. Kehadiran para tokoh ini diharapkan memberi wawasan baru bagi pelaku usaha lokal menghadapi persaingan dan memanfaatkan peluang investasi.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: teropongpublik.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top