BENGKULU — Rutan Kelas IIB Bengkulu melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap unit genset pada Sabtu (1/8). Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi dini apabila terjadi pemadaman listrik mendadak yang bisa mengganggu aktivitas layanan maupun sistem keamanan di dalam rutan.
Kegiatan yang dipimpin Kepala Rutan Kelas IIB Bengkulu, Tomy Yulianto, itu turut dihadiri sejumlah pejabat struktural dan petugas pengelolaan. Pemeriksaan tidak hanya menyentuh kondisi mesin, tetapi juga sistem kelistrikan, ketersediaan bahan bakar, oli, hingga kondisi aki.
Seluruh komponen genset diuji coba secara langsung untuk memastikan alat tersebut benar-benar siap beroperasi sewaktu-waktu. Petugas juga mencatat setiap hasil pemeriksaan sebagai bahan evaluasi untuk perawatan berkala selanjutnya.
Dengan pencatatan yang konsisten, potensi kerusakan teknis diharapkan bisa terdeteksi lebih awal. Jika ditemukan indikasi masalah, tindak lanjut perbaikan dapat segera dilakukan sebelum genset benar-benar dibutuhkan dalam kondisi darurat.
Tomy Yulianto menegaskan bahwa genset merupakan fasilitas vital yang keberadaannya tidak bisa ditawar. Alat ini menjadi penopang utama penerangan, sistem keamanan, serta operasional perkantoran ketika pasokan listrik dari penyedia utama terganggu.
"Genset merupakan fasilitas vital yang harus selalu dalam kondisi siap pakai. Melalui pengecekan rutin ini, kami ingin memastikan seluruh sistem berfungsi dengan baik sehingga pelayanan, keamanan, dan aktivitas operasional di Rutan Bengkulu tetap berjalan optimal meskipun terjadi gangguan pasokan listrik," ujar Tomy dalam keterangannya.
Hasil pemeriksaan menunjukkan seluruh komponen genset berada dalam kondisi baik dan layak digunakan sebagai sumber listrik cadangan. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar tanpa kendala berarti di lapangan.
Pemeliharaan rutin ini merupakan bagian dari komitmen Rutan Kelas IIB Bengkulu dalam menjaga kualitas sarana dan prasarana pendukung. Upaya tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman, tertib, serta memastikan pelayanan profesional terhadap warga binaan dapat terus berkesinambungan.