REJANG LEBONG — Sebanyak dua kelompok mahasiswa KKN IAIN Curup terjun ke Desa Lubuk Ubar, Kecamatan Curup Selatan, untuk menjalankan program pengabdian masyarakat. Selama 45 hari, mereka akan fokus pada kegiatan di bidang pendidikan, keagamaan, serta membantu administrasi dan pembangunan desa.
Nova, mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris Semester VII yang menjadi perwakilan mahasiswa, mengungkapkan bahwa seluruh program kerja disusun setelah melalui proses observasi. Langkah ini diambil agar kegiatan yang dijalankan benar-benar sesuai dengan kebutuhan warga setempat.
“Dari hasil observasi, kami menyusun beberapa program kerja, di antaranya pembuatan peta desa, pembuatan plang desa, pelaksanaan sosialisasi bimbingan belajar (bimbel) bagi anak-anak, serta mengajar mengaji di mushala,” ujar Nova di balai Desa Lubuk Ubar, Rabu (29/7/2026).
Rangkaian program tersebut merupakan wujud kontribusi mahasiswa dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak di desa. Selain itu, pembinaan keagamaan melalui kegiatan mengaji di mushala juga menjadi prioritas. Di sisi lain, penyediaan peta dan plang desa diharapkan dapat mendukung tertib administrasi di tingkat desa.
Sejak hari pertama, para mahasiswa mengaku mendapat sambutan yang baik dari pemerintah desa dan masyarakat. Nova menyebutkan bahwa selama 13 hari menempati posko, mereka merasa sangat diterima oleh perangkat desa dan warga.
“Mereka memberikan dukungan sehingga kami merasa nyaman dan aman selama menjalankan kegiatan KKN,” katanya.
Suasana kondusif itu menjadi motivasi tersendiri bagi mahasiswa untuk melaksanakan setiap program secara maksimal. Dukungan masyarakat dinilai penting untuk memperlancar seluruh rangkaian kegiatan hingga masa pengabdian berakhir.
“Kami berharap kehadiran kami dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lubuk Ubar. Selain menjadi wadah penerapan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, KKN juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk belajar hidup bermasyarakat, membangun kepedulian sosial, serta menjalin sinergi dengan pemerintah desa dalam mendukung pembangunan di tingkat desa,” tutup Nova.