Gubernur Bengkulu Helmi Hasan Sidak ke RSUD M. Yunus, Temui Pasien dan Tenaga Medis di Ruang IRNA Fatmawati

Penulis: Alfian Batubara  •  Rabu, 29 Juli 2026 | 08:08:01 WIB
Gubernur Bengkulu Helmi Hasan berbincang dengan pasien di Ruang IRNA Fatmawati RSUD M. Yunus saat inspeksi mendadak, Selasa (21/1).

BENGKULU — Gubernur Bengkulu Helmi Hasan tidak sekadar mengecek administrasi saat inspeksi mendadak ke RSUD M. Yunus. Ia menyempatkan diri duduk dan berbincang dengan pasien yang tengah dirawat di Ruang IRNA Fatmawati.

Interaksi langsung itu menjadi sarana bagi orang nomor satu di Bengkulu itu untuk memberikan dukungan moral. Helmi mendorong para pasien agar tetap optimis menjalani proses penyembuhan dengan mengikuti protokol medis secara disiplin.

“Kesehatan adalah harta yang paling berharga dalam hidup kita. Ikutilah setiap saran dari dokter dan tim medis dengan disiplin. Insya Allah, jika kita berusaha sungguh-sungguh dilengkapi dengan doa yang tulus, Tuhan Yang Maha Esa akan memberikan jalan untuk kesembuhan sempurna,” ujar Helmi di hadapan pasien dan keluarga yang mendampingi.

Bingkisan untuk Pasien dan Aspirasi Tenaga Medis

Sebagai bentuk kepedulian, Helmi memberikan paket bingkisan kepada beberapa pasien. Bantuan ini diharapkan mengurangi beban psikologis selama masa pemulihan di rumah sakit.

Di sisi lain, gubernur juga menggelar dialog dengan tim medis, mulai dari dokter spesialis, perawat, hingga staf pendukung. Ia mendengarkan keluhan, tantangan, serta harapan para tenaga kesehatan yang berada di garis depan pelayanan.

Helmi menyatakan Pemprov Bengkulu berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui perbaikan infrastruktur, penambahan alat medis, dan peningkatan kompetensi tenaga kerja. Tujuannya menciptakan ekosistem kesehatan yang cepat, mudah diakses, ramah, dan berkualitas tinggi.

Standar Layanan Rumah Sakit Berubah: Tak Cukup Hanya Akurat Secara Klinis

Menurut Helmi, ekspektasi masyarakat terhadap rumah sakit kini telah berubah. Layanan medis yang akurat secara klinis dinilai tidak lagi cukup; fasilitas kesehatan juga dituntut memberikan kenyamanan, rasa aman, dan perhatian emosional kepada pasien.

“Rumah sakit harus berfungsi sebagai tempat penyembuhan yang menyeluruh. Saya meminta semua tenaga kesehatan untuk terus mengedepankan pendekatan humanis namun tetap profesional dalam semua tindakan mereka,” tegasnya.

Kunjungan ini menjadi wujud komitmen politik dan program kerja Pemprov Bengkulu dalam memperkuat sektor kesehatan. Melalui pengawasan langsung seperti ini, pemerintah ingin memastikan tidak ada kelalaian dalam layanan publik.

Kehadiran gubernur di tengah masyarakat juga bertujuan membangun kepercayaan publik bahwa pemerintah selalu siap mendengarkan, merespons, dan bertindak demi kesejahteraan rakyat. Kerja sama antara manajemen rumah sakit, komitmen tenaga medis, dan dukungan pemerintah daerah diharapkan mampu menciptakan sistem kesehatan Bengkulu yang lebih kuat dan responsif ke depan.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: klikinfoberita.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top