BENGKULU SELATAN — Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin menegaskan bahwa Program Listrik Masuk Desa menjadi jawaban bagi warga di pelosok yang selama ini hidup dalam keterbatasan akses listrik. Pernyataan itu disampaikan dalam sosialisasi yang digelar di Kantor Kecamatan Kedurang, Selasa.
"Tujuan dari cita-cita Bapak Presiden agar pembangunan merata, sehingga seluruh fasilitas dapat dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang berada di ujung maupun pelosok daerah," kata Rifai Tajudin.
Program yang digagas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) ini dirancang khusus untuk menjangkau wilayah-wilayah yang hingga saat ini belum mendapatkan pasokan listrik secara memadai. Bupati menyebut daerah-daerah di Bengkulu Selatan bagian selatan dan perbukitan menjadi sasaran prioritas.
Menurut Rifai, ketersediaan listrik bukan sekadar urusan penerangan rumah tangga. Lebih dari itu, akses listrik yang memadai akan membuka peluang baru bagi aktivitas ekonomi warga desa, seperti usaha mikro, pengolahan hasil bumi, hingga pendidikan anak-anak di malam hari.
Pemerataan pembangunan, kata Rifai, seharusnya benar-benar diwujudkan agar masyarakat di berbagai wilayah mendapatkan fasilitas dasar yang sama. Ia berharap program dari pemerintah pusat itu bisa segera dirasakan manfaatnya oleh warga Bengkulu Selatan yang selama ini menghadapi keterbatasan.
"Dengan akses listrik yang semakin luas, masyarakat di wilayah pedesaan dapat memperoleh kesempatan yang lebih baik untuk berkembang dan menikmati hasil pembangunan secara merata," ujarnya.
Kehadiran listrik di desa-desa terpencil juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup secara signifikan. Anak-anak bisa belajar lebih leluasa, posyandu bisa menyimpan vaksin dengan baik, dan warung-warung kecil bisa beroperasi lebih lama.
Rifai menekankan bahwa sosialisasi ini bukan sekadar seremoni. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Kementerian ESDM dan PLN untuk memastikan realisasi program berjalan tepat sasaran. Ia meminta warga di pelosok bersabar dan mendukung proses pembangunan infrastruktur kelistrikan yang tengah berlangsung.
Program Listrik Masuk Desa menjadi salah satu prioritas nasional dalam mempercepat elektrifikasi di daerah tertinggal. Bengkulu Selatan, dengan topografi berbukit dan desa-desa terpencil yang tersebar, menjadi salah satu daerah yang paling diuntungkan dengan adanya program ini.