BENGKULU — Sebanyak 361 mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu resmi menyandang gelar diploma, sarjana, dan magister dalam Wisuda Periode II Tahun 2026. Di tengah prosesi tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Bengkulu Zulhairi menegaskan komitmen institusinya mendukung dunia pendidikan tinggi untuk melahirkan sumber daya manusia yang berintegritas.
"Perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, dan kesadaran hukum," kata Zulhairi di Bengkulu, Senin.
Zulhairi menjelaskan, dukungan terhadap Unived diwujudkan melalui sejumlah program konkret. Kanwil Kemenkum Bengkulu telah membuka program pemagangan bagi mahasiswa di lingkungan kantor mereka. Selain itu, seminar peningkatan literasi hukum, kolaborasi pengabdian masyarakat di bidang hukum, hak cipta, dan kekayaan intelektual juga menjadi agenda rutin.
Program-program ini, menurut Zulhairi, menjadi bentuk komitmen Kemenkum dalam mendorong kesadaran hukum, tidak hanya bagi civitas academica tetapi juga masyarakat luas. "Kami berharap para lulusan dapat menjadi agen perubahan yang memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun nasional," imbuhnya.
Zulhairi mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara Kanwil Kemenkum Bengkulu dan Unived. Menurutnya, kolaborasi antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah menjadi ruang ideal bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman kerja nyata dan memahami penerapan ilmu yang dipelajari.
Ia berharap kerja sama ini terus diperkuat guna mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berdaya saing, berkarakter, dan memiliki kesadaran hukum yang baik. "Kolaborasi ini penting untuk memastikan lulusan tidak hanya pintar, tapi juga paham aturan," tegasnya.
Rektor Universitas Dehasen Bengkulu Prof Husaini menyampaikan, keberhasilan para lulusan merupakan hasil kerja keras dan dedikasi selama menempuh pendidikan. Ia berharap para alumni dapat mengamalkan ilmu yang diperoleh serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan bangsa.
Senada dengan itu, Ketua Yayasan Dehasen Bengkulu Dr Bando Amin berpesan kepada para alumni untuk tidak berhenti belajar. "Terus berjuang dalam menjalani kehidupan," pesannya dalam sambutan di akhir acara wisuda.