Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto Buka Musda III KAHMI, Targetkan Sumbang Pemikiran untuk Percepatan Pembangunan

Penulis: Jonatan Nasution  •  Kamis, 23 Juli 2026 | 16:24:31 WIB
Bupati Bengkulu Tengah Rachmat Riyanto membuka Musda III KAHMI di Kecamatan Talang Empat, Kamis (13/2).

BENGKULU TENGAH — Sebanyak 40 suara akan menentukan kepengurusan baru Majelis Daerah (MD) KAHMI Bengkulu Tengah periode 2026-2031 dalam Musda kali ini. Ketua Panitia sekaligus Presidium MD KAHMI Bengkulu Tengah, Dian Mercy, menyebut pemilihan pengurus baru menjadi agenda utama.

"Ada sekitar 40 suara nantinya untuk memilih kepengurusan KAHMI Bengkulu Tengah yang baru dalam Musda Ke-III. Diharapkan kegiatan berjalan lancar dan aman hingga selesai nanti," jelas Dian Mercy kepada wartawan di sela-sela acara.

Ruang Diskusi Terbuka untuk KAHMI

Bupati Rachmat Riyanto menekankan bahwa pemerintah daerah membuka pintu selebar-lebarnya bagi KAHMI untuk berdiskusi dan memberikan masukan. Ia berharap kepengurusan baru tidak hanya menjadi organisasi seremonial, tetapi aktif berkontribusi dalam percepatan pembangunan di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Kepahiang dan Rejang Lebong ini.

"KAHMI diharapkan dapat memberikan berbagai pemikiran terhadap percepatan pembangunan di Bengkulu Tengah. Ruang diskusi kami buka untuk pengurus KAHMI untuk kebaikan daerah," ujar Rachmat Riyanto dalam sambutannya.

Forkopimda dan Tokoh Provinsi Hadir

Musda yang digelar di Kecamatan Talang Empat ini dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Bengkulu Tengah. Tampak hadir Wakapolres Kompol Yosril, Kasi Intel Kejari Bayu Nusantara Palwa, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Tandri Donin.

Dari tingkat provinsi, hadir Sekretaris Umum Majelis Wilayah (MW) KAHMI Bengkulu, Muhammad Tasron, dan perwakilan presidium Sumaryatim. Kehadiran para tokoh ini menandakan pentingnya kaderisasi dan konsolidasi organisasi di tingkat kabupaten.

Masa Bakti Lima Tahun ke Depan

Kepengurusan MD KAHMI Bengkulu Tengah yang baru nantinya akan menjalani masa bakti selama lima tahun, terhitung sejak 2026 hingga 2031. Harapannya, dengan periode yang cukup panjang itu, program kerja yang dirancang bisa lebih terukur dan berdampak langsung pada masyarakat.

Musda Ke-III ini menjadi momentum bagi KAHMI untuk membuktikan diri sebagai organisasi yang tidak hanya eksis di kampus, tetapi juga menjadi mitra kritis-konstruktif bagi pemerintah daerah dalam membangun Bengkulu Tengah.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: rbtv.disway.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top