BENGKULU — Rapat koordinasi itu dipimpin langsung oleh Kabid Dokkes Polda Bengkulu Kombes Pol. dr. Effri Susanto, M.M., M.H.Kes., MARS. Turut hadir Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Rahmat Hidayat, S.S., M.H., Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bengkulu Syafriandi, S.T., M.Si., serta Pakar Ekonomi Provinsi Bengkulu Dr. Anzori Tawakal, S.T., M.T. Para ketua RT dan RW se-Kelurahan Sumber Jaya beserta perwakilan masyarakat dari setiap RT juga ikut serta dalam forum tersebut.
Kombes Pol. dr. Effri Susanto menjelaskan bahwa program pembinaan tidak hanya menyasar aspek medis. Seluruh aspek yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat akan menjadi perhatian, mulai dari kesehatan lingkungan, kondisi tempat tinggal, hingga kesehatan perseorangan.
"Seluruh aspek yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat akan menjadi fokus pembinaan, mulai dari kesehatan lingkungan, kondisi tempat tinggal, kesehatan perseorangan, hingga upaya pencegahan stunting," kata Effri.
Perhatian khusus juga diberikan pada kesehatan anak usia sekolah dasar. Hal ini dinilai penting untuk mendukung terciptanya generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas di wilayah pesisir.
Melalui kolaborasi antara Polda Bengkulu, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat, Kampung Nelayan Binaan diharapkan menjadi percontohan kawasan pesisir yang bersih, sehat, dan produktif. Rapat koordinasi yang berlangsung interaktif itu telah menghasilkan sejumlah masukan untuk bahan penyusunan program pembinaan kesehatan.
Program ini akan dilaksanakan secara bertahap di Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu. Langkah awal ini menjadi fondasi bagi pembinaan kesehatan yang berkesinambungan bagi warga pesisir di ibu kota Provinsi Bengkulu.