Keputusan Sorloth Tak Oper Haaland Picu Teror Digital, Pacar Dapat Ancaman Pembunuhan

Penulis: Jonatan Nasution  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 01:12:01 WIB
Sorloth menjelaskan keputusannya tidak mengoper ke Haaland karena jalur umpan tertutup pemain bertahan Inggris.

BENGKULU — Laga yang berlangsung di Hard Rock Stadium, Miami, akhir pekan lalu itu memang menyisakan drama. Norwegia unggul lebih dulu lewat gol Andreas Schjelderup pada menit ke-36. Namun, momen kritis terjadi jelang turun minum ketika Sorloth gagal memanfaatkan peluang emas untuk menggandakan keunggulan.

Alasan Taktis Sorloth di Balik Tembakan Egois

Dalam skema serangan balik cepat yang dibangun Martin Odegaard, Sorloth berlari bersama Haaland dalam situasi dua lawan satu dengan bek Inggris. Alih-alih mengumpan ke mesin gol Norwegia yang berada dalam posisi lebih bebas, penyerang Atletico Madrid itu memilih menusuk ke dalam dan melepaskan tembakan yang berhasil diblok. Haaland jelas menunjukkan kekecewaannya.

Berbicara kepada awak media pascalaga, Sorloth membeberkan alasannya. "Saya melakukan kontrol bola dan melihat ke depan, saat itulah saya melihat John Stones menutup jalur operan (ke Haaland) tersebut. Kemudian saya melakukan sentuhan lagi, dan itu keputusan yang buruk," ujarnya dikutip dari Give Me Sport.

"Satu-satunya hal yang saya inginkan adalah mengoper kepada Erling. Namun saat itu saya merasa jalur umpannya tertutup, jadi saya memutuskan untuk menembak langsung," tambah Sorloth membela diri.

Kontroversi Gol Inggris dan Banjir Ancaman di Medsos

Keputusan Sorloth langsung berbuah petaka. Inggris menyamakan kedudukan melalui Jude Bellingham di masa injury time babak pertama. Gelandang Real Madrid itu kemudian mencetak gol kemenangan di babak perpanjangan waktu untuk membawa The Three Lions lolos ke semifinal melawan Argentina.

Laga ini juga diwarnai kontroversi. Rekaman ulang televisi memperlihatkan bola hasil sepakan kiper Orjan Nyland membentur kabel spidercam dan mengubah arah sebelum gol pertama Bellingham tercipta. Namun, data terbaru FIFA mengonfirmasi gol tersebut sah.

Meski Sorloth sudah memberikan klarifikasi, netizen dan suporter radikal tetap melayangkan hujatan brutal. Situasi memaksa kekasih Sorloth, Lena Selnes, angkat bicara setelah akun Instagram pribadinya digeruduk komentar mengerikan, termasuk ancaman pembunuhan.

"Piala Dunia dan sepak bola membawa banyak kegembiraan, tetapi juga mendatangkan banyak kebencian. Saya sebenarnya tidak ingin memberikan panggung untuk hal ini, tetapi saya merasa perlu bersuara setelah melihat komentar-komentar mengerikan seperti ini," tulis Selnes seperti dilansir The Mirror, sembari mengunggah tangkapan layar pesan penuh kebencian.

"Saya berharap semua orang bisa berpikir lebih bijak sebelum melontarkan komentar seperti itu, terlepas dari apa pun situasinya," pungkasnya.

Reporter: Jonatan Nasution
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top