PASAR MANNA — Laporan kehilangan kunci motor yang jatuh ke gorong-gorong diterima petugas Damkar pada Minggu (12/7) sore sekitar pukul 17.00 WIB. Tim penyelamat langsung bergerak ke lokasi dengan satu unit mobil operasional dan tujuh personel rescue.
Kepala Satpol PP dan Damkar Bengkulu Selatan, Efredy Gunawan, mengatakan bahwa proses evakuasi memerlukan alat khusus. Petugas menggunakan grab stick atau tongkat penjepit untuk meraih kunci yang berada di dasar gorong-gorong.
"Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel kami langsung menuju ke lokasi. Gorong-gorong tempat jatuhnya kunci tersebut tertutup beton dengan kedalaman sekitar dua meter, sehingga menyulitkan pemilik untuk mengambilnya sendiri," kata Efredy di Kota Manna, Senin.
Setelah beberapa saat, kunci sepeda motor berhasil dievakuasi dengan aman dan langsung dikembalikan kepada Teguh Wahyudi. Seluruh personel kemudian kembali ke Pos Damkar Padang Panjang untuk melanjutkan kesiapsiagaan.
Efredy menegaskan bahwa tugas Damkar saat ini tidak terbatas pada penanganan kebakaran. Pihaknya juga siap memberikan pelayanan penyelamatan untuk berbagai kondisi darurat kemanusiaan.
"Kami berkomitmen memberikan pelayanan cepat kepada masyarakat, bukan hanya saat terjadi kebakaran, tetapi juga pada berbagai kondisi darurat maupun evakuasi yang memerlukan penanganan khusus," ujarnya.