Polres Indramayu Selidiki Tabrakan Maut Mobil Pernikahan vs Truk Hino, 10 Tewas

Penulis: Alfian Batubara  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 20:27:01 WIB
Polres Indramayu menyelidiki kecelakaan maut antara mobil bak terbuka dan truk Hino yang menewaskan 10 orang.

BENGKULU — Kecelakaan terjadi di wilayah Kijaran, Indramayu, sekitar pukul 14.30 WIB. Kasatlantas Polres Indramayu AKP Undang Syarif mengungkapkan bahwa mobil bak terbuka hendak memutar arah di tengah jalan ketika truk Hino yang melaju dari arah berlawanan tak sempat menghindar.

"Di lokasi kejadian 3 orang meninggal dunia," kata AKP Undang Syarif saat dikonfirmasi wartawan, Minggu malam.

Korban Berjatuhan di Rumah Sakit

Jumlah korban tewas bertambah signifikan dalam beberapa jam setelah kecelakaan. Polisi mencatat tujuh dari 14 korban luka yang dilarikan ke rumah sakit tidak tertolong akibat luka berat yang diderita.

"7 meninggal di rumah sakit. Total korban meninggal ada 10 orang," lanjut dia.

Seluruh penumpang mobil bak terbuka diketahui baru pulang dari acara pernikahan di daerah setempat. Kendaraan tersebut tidak dirancang untuk mengangkut penumpang dalam jumlah besar.

Dua Korban Masih Dirawat Intensif

Hingga Senin (13/7/2026) pagi, dua orang masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit karena mengalami luka berat. Salah satunya adalah sopir mobil bak terbuka. Enam korban lainnya hanya menderita luka ringan dan sudah diperbolehkan pulang.

"2 luka berat termasuk sopir (mobil bak terbuka) dan 6 luka ringan," ungkap AKP Undang Syarif.

Penyelidikan Polisi dan Potensi Pelanggaran

Polres Indramayu masih melakukan penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kecelakaan. Tim Traffic Accident Analysis (TAA) telah diterjunkan ke lokasi untuk mengumpulkan bukti dan memeriksa kondisi kedua kendaraan.

Penyidik juga akan memeriksa sopir truk Hino yang selamat dalam insiden tersebut. Belum ada keterangan resmi mengenai dugaan pelanggaran lalu lintas atau faktor human error yang memicu kecelakaan.

Kecelakaan di jalur pantura Indramayu kerap terjadi akibat kendaraan memutar arah secara mendadak dan kecepatan tinggi kendaraan besar. Sepanjang tahun 2026, wilayah ini mencatat setidaknya 12 kecelakaan fatal dengan total korban jiwa mencapai 28 orang.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: berita.liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top