Balai Yasa Pulubrayan Berusia 111 Tahun, KAI Sumut Berhasil Servis Berat 129 Unit Armada di Semeter I 2026

Penulis: Alfian Batubara  •  Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:32:41 WIB
Balai Yasa Pulubrayan merayakan 111 tahun dengan servis berat 129 unit armada KAI Sumut pada Semester I 2026.

BENGKULU — Manager Humas KAI Divisi Regional I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, merinci bahwa perawatan berkala tingkat besar tersebut mencakup lima unit lokomotif, 18 kereta penumpang, dan 102 gerbong barang. Tak hanya itu, bengkel yang berlokasi di Pulubrayan ini juga menangani tiga kereta pembangkit serta satu unit peralatan khusus.

"Tercatat sepanjang Semester I 2026, Balai Yasa Pulubrayan berhasil menyelesaikan perawatan berkala tingkat besar," ujar Anwar di Medan, Jumat.

Dampak Langsung: Penumpang Naik 5 Persen, Logistik Tumbuh 8 Persen

Efektivitas perawatan armada ini langsung berdampak pada kinerja operasional. Dengan kondisi sarana yang selalu siap operasi, tingkat keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan terjaga optimal. Hasilnya, KAI Divre I Sumatera Utara sukses melayani 1.391.120 pelanggan angkutan penumpang pada paruh pertama 2026, tumbuh 5 persen dibanding periode yang sama tahun lalu.

Kenaikan positif juga terjadi di sektor logistik. Volume angkutan barang berhasil menembus 387.895 ton, meningkat 8 persen dibanding Semester I 2025. "Balai Yasa Pulubrayan berperan sebagai penjaga urat nadi keandalan sarana kereta api di Sumatera Utara," tegas Anwar.

Lebih dari Sekadar Bengkel: Pusat Rekayasa Teknik Berusia Seabad

Berdiri sejak zaman Deli Spoorweg Maatschappij (DSM) dan mulai beroperasi pada 1915, Balai Yasa Pulubrayan kini telah genap 111 tahun mengabdi. Karakteristik perawatannya berbeda dengan depo sarana seperti Depo Lokomotif Medan yang hanya menangani perawatan ringan harian dan bulanan. Sebagai bengkel pusat, fasilitas ini menangani perawatan berat (overhaul) yang terjadwal secara berkala setelah sarana beroperasi dalam kurun waktu 24 bulan, 36 bulan, 48 bulan, hingga 72 bulan.

Anwar menambahkan, dengan dukungan peralatan yang lebih lengkap, Balai Yasa juga dimungkinkan untuk melakukan rekayasa teknik yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional di lapangan. Peran strategis fasilitas ini diproyeksikan akan terus meningkat seiring dengan bertumbuhnya minat masyarakat Sumut menggunakan moda transportasi kereta api.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top