Rombongan sidak dipimpin oleh anggota Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Hidayat dari Fraksi PAN, Barli Halim dari Fraksi PDI Perjuangan, serta Nur Alinur dari Fraksi Gerindra. Mereka didampingi perwakilan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Kabupaten Bengkulu Selatan, Dinas Kesehatan setempat, dan mitra pengelola SPPG.
Secara umum, Hidayat menilai perkembangan kedua dapur sudah cukup baik. Namun, ia menyoroti sejumlah catatan kritis yang harus segera diperbaiki agar operasional dapur memenuhi standar operasional prosedur (SOP).
Di SPPG Kayu Kunyit, tim menemukan saluran Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) yang belum disemen. Kondisi ini menimbulkan debu di sekitar area dapur. Meski alur masuk operasional dinilai sudah cukup sempurna, Hidayat menegaskan masih ada bagian yang perlu disempurnakan.
"Kami sudah mengunjungi dua SPPG dan menyampaikan langsung kepada mitra bahwa seluruh ruangan dapur harus dalam kondisi kering. Selain itu, harus dipasang alat pemantau kebocoran gas untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar Hidayat.
Sementara di SPPG Padang Lebar, kondisi IPAL dinilai sudah cukup baik. Namun, tim masih menemukan beberapa ruangan dengan lantai basah yang perlu mendapat perhatian serius. Lebih kritis lagi, penempatan ruang penyimpanan gas masih bergabung dengan ruang bahan kimia.
Menurut Hidayat, kondisi tersebut tidak sesuai dengan standar keamanan. Pemisahan ruang penyimpanan gas dan bahan kimia harus segera dilakukan untuk mencegah risiko kecelakaan kerja.
"Untuk alur masuk sebenarnya sudah cukup sempurna, tetapi masih ada beberapa kekurangan yang harus segera diperbaiki dan semuanya sudah kami sampaikan kepada pihak mitra," katanya.
Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu meminta seluruh mitra pengelola SPPG untuk mematuhi standar yang ditetapkan Badan Gizi Nasional (BGN). Perbaikan, terutama terkait kebersihan ruangan, sistem ventilasi, dan keamanan penyimpanan gas, menjadi prioritas utama. Sidak ini menjadi bagian dari pengawasan ketat DPRD menjelang pelaksanaan penuh program MBG di Bengkulu Selatan.