CURUP — Ribuan aparatur sipil negara (ASN), tokoh adat, dan masyarakat Kabupaten Rejang Lebong memadati halaman Pemerintah Daerah pada Jumat (29/5) pagi. Mereka hadir dalam balutan pakaian adat khas daerah untuk mengikuti upacara peringatan hari jadi Kota Curup yang ke-146.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong mengusung tema “Bersama Kita Lestarikan Budaya, Wujudkan Rejang Lebong Bahagia dan Istimewa.” Plt Bupati Hendri menjelaskan, tema ini bukan sekadar slogan. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan budaya sebagai identitas dan jati diri daerah yang harus dijaga bersama.
“Momentum hari ini hendaknya bukan sekadar seremonial belaka, tetapi menjadi saat penuh makna untuk mengenang perjuangan para pendahulu dalam memperkuat persatuan serta meneguhkan komitmen dalam membangun Rejang Lebong yang lebih maju, sejahtera, dan berbudaya,” ujar Hendri dalam amanatnya.
Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran sejumlah pejabat penting. Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Dr. H. Herwan Antoni, Bupati Kepahiang Zurdi Nata, Bupati Bengkulu Tengah Rahmat Irianto, serta Bupati Kaur Gusril Pausi turut meramaikan acara. Tak ketinggalan, Bupati Bengkulu Selatan Rifai Tajudin, Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, dan Sekretaris Daerah Iwan Sumantri juga hadir.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Rejang Lebong, Dr. H. Rahman Umar, S.Ag., M.Pd.I., didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenag Rejang Lebong, Ny. Hj. Yuliani Rahman, juga terlihat dalam barisan peserta. Kehadiran mereka menambah semarak perayaan yang diwarnai busana adat khas Rejang Lebong.
Usai mengikuti upacara, Rahman Umar menyampaikan harapannya agar peringatan hari jadi ini menjadi momentum memperkuat sinergi seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, pembangunan daerah tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pendidikan, keagamaan, dan pelestarian budaya lokal.
“Semoga di usia ke-146 ini, Kota Curup semakin maju, masyarakatnya semakin sejahtera, dan nilai-nilai budaya serta religius tetap terjaga dengan baik. Mari bersama-sama kita membangun Rejang Lebong yang bahagia dan istimewa,” ungkap Rahman.
Seluruh peserta upacara tampak kompak mengenakan pakaian adat daerah, memberikan nuansa budaya yang kuat dalam peringatan tahun ini. Acara berlangsung dari pagi hingga siang hari, dihadiri oleh pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemkab Rejang Lebong, unsur Forkopimda, serta tokoh masyarakat setempat.
Peringatan HUT Kota Curup tahun ini menjadi pengingat bahwa kemajuan daerah harus berjalan beriringan dengan pelestarian budaya. Plt Bupati Hendri berharap semangat kebersamaan yang tercipta dalam upacara ini bisa terus dirawat dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Rejang Lebong.