KOTA BENGKULU – Pemerintah Kota Bengkulu melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) merilis data terbaru dampak hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut sejak Minggu malam (5/4/2026). Tercatat sebanyak 2.688 Kepala Keluarga (KK) di hampir seluruh wilayah kota menjadi korban terdampak banjir.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bengkulu, Deni, menyatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih terus melakukan pendataan dan rekonsiliasi jumlah korban di lapangan guna memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Berdasarkan data sementara yang dihimpun pada Selasa (7/4/2026), beberapa kecamatan mencatatkan dampak yang cukup besar:
Kecamatan Ratu Agung: Menjadi salah satu wilayah terdampak paling parah, terutama di Kelurahan Tebeng dengan 745 KK, diikuti Kelurahan Tanah Patah (238 KK), dan Sawah Lebar Baru (80 KK).
Kecamatan Sungai Serut: Kelurahan Tanjung Agung mencatat 281 KK (895 jiwa) terdampak, disusul Sukamerindu (147 KK) dan Surabaya (125 KK).
Kecamatan Muara Bangkahulu: Tersebar di Rawa Makmur Permai (185 KK), Pematang Gubernur (173 KK), dan Rawa Makmur (41 KK).
Kecamatan Lainnya: Dampak merata juga terjadi di Singaran Pati, Ratu Samban, Selebar, Kampung Melayu, hingga Gading Cempaka dengan jumlah bervariasi.
Sebagai langkah cepat, BPBD Kota Bengkulu telah mendistribusikan bantuan logistik berupa mie instan, beras, dan air mineral kepada warga di titik-titik pengungsian maupun yang masih bertahan di rumah.
"Kami berkolaborasi dengan Dinas Sosial, Baznas, dan Dinas Kesehatan dalam penyaluran bantuan agar merata dan mencakup kebutuhan medis serta logistik dasar masyarakat," ujar Deni.
Pemkot Bengkulu memastikan sinergi antar-instansi terus diperkuat untuk menangani situasi darurat ini. Petugas kesehatan juga mulai disiagakan di lokasi-lokasi terdampak untuk mengantisipasi munculnya penyakit pascabanjir, terutama bagi kelompok rentan seperti balita dan lansia.
Kondisi air di beberapa titik dilaporkan masih merendam pemukiman warga, dan masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan susulan yang dapat kembali meningkatkan debit air.