BENGKULU — Workshop yang mengusung tema “Kuasai AI Hari Ini, Gerak Ekonomi Besok!” ini dibuka secara resmi oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Bengkulu, Drs. Khairil Anwar, M.Si, mewakili Gubernur Bengkulu. Acara ini merupakan bagian dari program CSR Telkom Indonesia yang bekerja sama dengan yayasan Tara Wisba Fatuna dan Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu.
Para peserta mendapat pelatihan praktis tentang penggunaan AI untuk mengembangkan usaha mikro, kecil, dan menengah. Mulai dari pemasaran digital berbasis AI, analisis pasar, hingga otomatisasi layanan pelanggan. “Di era digital saat ini, penguasaan teknologi AI bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan,” ujar Khairil Anwar dalam sambutannya. Ia berharap para pemuda yang mengikuti workshop bisa menjadi agen perubahan di daerahnya masing-masing.
Kepala Dinas Kominfotik Provinsi Bengkulu, Dr. Hj. Nelly Alesa, turut hadir mendampingi kegiatan tersebut. Kehadiran pejabat daerah ini menandakan dukungan penuh Pemprov terhadap pengembangan talenta digital di Bengkulu.
General Manager Telkom Witel Lampung-Bengkulu, Yuniarti, ST, MM, menegaskan bahwa perusahaan tidak hanya menyediakan infrastruktur, tetapi juga membangun sumber daya manusia. “Kami ingin memastikan generasi muda Bengkulu siap bersaing di era digital,” ujarnya. Selain Yuniarti, hadir pula Andriani Natasha Putri, SM, MM, selaku Social Development Officer Telkom Pusat.
Workshop ini menjadi salah satu langkah konkret dalam mewujudkan visi Bengkulu Digital yang dicanangkan pemerintah provinsi. Dengan bekal AI, diharapkan UMKM lokal mampu memperluas pasar dan meningkatkan efisiensi usaha.
Seluruh rangkaian pelatihan berlangsung interaktif, dengan sesi praktik langsung menggunakan aplikasi berbasis AI yang relevan dengan kebutuhan UMKM. Peserta juga mendapatkan pendampingan pasca-workshop untuk memastikan implementasi ilmu yang diperoleh.
Program serupa direncanakan akan diperluas ke daerah lain di Provinsi Bengkulu jika hasil evaluasi workshop perdana ini menunjukkan dampak positif bagi perekonomian lokal.