BENGKULU — Final Piala Dunia 2026 menyajikan duel taktis antara Spanyol dan Argentina. Spanyol tampil dominan sejak menit awal, hampir unggul di menit kelima lewat aksi Lamine Yamal yang diblok Lisandro Martinez. Bola liar berhasil diamankan kiper Emiliano Martinez.
Argentina mencoba membalas melalui Lionel Messi, namun kiper Unai Simon sigap keluar dari sarangnya untuk membuang bola. Babak pertama berakhir tanpa gol, meski Spanyol terus menguasai laga.
Petaka menimpa Argentina di penghujung babak pertama. Lisandro Martinez mengalami cedera dan tak bisa melanjutkan laga. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Di babak kedua, Spanyol meningkatkan tempo. Alex Baena, Dani Olmo, dan pemain pengganti Ferran Torres bergantian mengancam gawang Argentina. Namun, Emiliano Martinez tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan penting.
Argentina kembali kehilangan pemain saat Cristian Romero juga harus keluar karena cedera. Kondisi ini membuat Spanyol makin percaya diri menekan. Peluang emas melalui Pedri dan Pau Cubarsi masih bisa digagalkan Martinez.
Argentina tak mampu melepaskan satupun tembakan ke arah gawang sepanjang 90 menit. Pemain pengganti Nico Williams hampir menjadi pahlawan di menit 90, namun tendangannya masih bisa ditepis Martinez.
Kebuntuan akhirnya pecah di babak extra time. Ferran Torres, yang masuk sebagai pemain pengganti, mencetak gol tunggal yang membawa Spanyol unggul 1-0. Gol ini sekaligus memastikan gelar juara Piala Dunia 2026 untuk La Furia Roja.
Kemenangan ini menjadi puncak perjalanan Spanyol yang tampil konsisten sepanjang turnamen. Sementara bagi Argentina, kekalahan ini menjadi pukulan telak setelah harus bermain dengan 10 pemain akibat cedera yang menimpa Lisandro Martinez dan Cristian Romero.