Pemkab Bengkulu Utara Salurkan Traktor Roda 4 dan Crawler ke 7 Kelompok Tani, Target Efisiensi Biaya Produksi 30-40%

Penulis: Alfian Batubara  •  Minggu, 19 Juli 2026 | 15:55:31 WIB
Pemkab Bengkulu Utara menyalurkan traktor roda empat dan crawler kepada tujuh kelompok tani untuk menekan biaya produksi pertanian.

PADANG JAYA — Sebanyak tujuh kelompok tani di Kabupaten Bengkulu Utara menerima bantuan alsintan dari pemerintah daerah. Penyerahan simbolis dilakukan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Rahmat Hidayat mewakili Bupati Bengkulu Utara di Desa Arga Mulya, Kecamatan Padang Jaya, Minggu (19/7/2026).

Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Nomor B-559/SR.430/B.2/05/2026 tentang kelengkapan data Calon Penerima (CPCL) Bantuan Alsintan Prapanen.

Jenis Alsintan dan Kelompok Penerima

Bantuan traktor roda 4 disalurkan kepada tiga kelompok tani di Kecamatan Padang Jaya: Poktan Berkah Jaya (Desa Tanah Hitam), Poktan Mulya Tani (Desa Arga Mulya), dan Poktan Usaha Tani (Desa Marga Jaya).

Sementara itu, traktor roda crawler diberikan kepada Gapoktan Rawang Rumbai (Desa Tanjung Agung Palik, Kecamatan Tanjung Agung Palik), Poktan Tanjung Pauh 2 (Desa Talang Arah, Kecamatan Putri Hijau), dan Poktan Usaha Tani (Desa Marga Jaya, Padang Jaya).

Efisiensi Biaya Produksi Hingga 40 Persen

Kepala Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan Juwita Abadi menyebut traktor roda 4 dan crawler sangat dibutuhkan petani, terutama untuk mengolah lahan luas dengan medan beragam di Bengkulu Utara. “Dengan alat modern ini, biaya produksi bisa ditekan hingga 30-40%, masa tanam menjadi lebih tepat waktu, dan produktivitas lahan akan naik signifikan,” jelasnya.

Juwita menambahkan pihaknya akan memantau pemanfaatan alsintan serta berkoordinasi dengan dinas terkait untuk pelatihan pengoperasian dan perawatan alat.

Komitmen Pemkab Modernisasi Pertanian

Mewakili Bupati, Rahmat Hidayat menyampaikan bantuan ini bukti komitmen pemkab mendukung sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. “Kami berharap alat ini dapat digunakan dengan baik, terawat, dan dimanfaatkan secara bersama-sama. Tidak lagi ada petani yang mengolah lahan secara manual,” ujarnya.

Ia menambahkan kehadiran alsintan diharapkan mengurangi beban kerja petani, mempercepat waktu tanam, serta meningkatkan hasil panen secara keseluruhan.

Perwakilan kelompok tani penerima menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan berjanji merawat serta menggunakan alat tersebut untuk mengoptimalkan pengelolaan lahan pertanian di desa masing-masing.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: tintarakyat.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top