BENGKULU — ITB membuka kesempatan bagi akademisi untuk bergabung sebagai Dosen Tidak Tetap (DTT) tahun 2026. Rekrutmen ini dikonfirmasi melalui unggahan resmi di akun Instagram @itb1920 pada Senin, 6 Juli 2026. "Ini adalah kesempatan emas untuk ikut serta mencetak pemimpin dan inovator masa depan yang berdampak," tulis informasi tersebut.
ITB menetapkan sejumlah persyaratan administratif dan akademik bagi calon pelamar. Berikut kriteria utama yang harus dipenuhi:
Bagi pelamar jenjang S2, wajib memiliki IPK minimal S1 sebesar 3,00 dan S2 sebesar 3,25 (skala 4,00). Sementara itu, pelamar S3 harus merupakan lulusan Doktor bidang relevan. Pelamar yang akan lulus S3 paling lambat 1 Mei 2027 tetap dapat mendaftar dengan menyertakan surat pernyataan.
ITB juga mewajibkan pelamar memiliki sertifikat kemampuan bahasa Inggris berupa ELPT ITB minimal 77 atau TOEFL ITP ITB minimal 475. Selain itu, sertifikat TPA Bappenas dengan skor minimal 475 yang masih berlaku juga menjadi syarat wajib.
Calon pelamar diminta menyiapkan dokumen berikut sebelum mendaftar:
Format surat pernyataan dapat diunduh melalui laman s.id/formITB.
Berikut tahapan rekrutmen yang telah dijadwalkan oleh ITB:
Seluruh berkas lamaran dikirimkan secara daring melalui tautan goitb.id/DTT2026 sesuai ketentuan pengelompokan dokumen. ITB juga mengutamakan pelamar yang memiliki pengalaman kerja relevan dan bersedia ditempatkan di seluruh kampus ITB, yakni Ganesha, Jatinangor, Cirebon, atau Jakarta.