BENGKULU — Dinamika menjelang pemilihan Ketua PWI Bengkulu periode 2026-2031 mulai memanas. Doni Aftarizal, yang dikenal sebagai wartawan Radar Utara, menjadi salah satu nama yang resmi menyatakan siap bertarung.
Doni mengaku keputusannya maju bukan sekadar ambisi pribadi. Ia menyebut langkah ini lahir dari pertimbangan matang dan komunikasi intensif dengan rekan-rekan wartawan di Bengkulu.
"Insyaallah saya serius maju sebagai calon Ketua PWI Provinsi Bengkulu. Keputusan ini tentu melalui pertimbangan dan komunikasi dengan rekan-rekan wartawan," ujar Doni dalam pernyataannya.
Menurut Doni, PWI memiliki peran strategis yang tidak bisa ditawar: menjaga marwah pers, meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) wartawan, dan memperkuat profesionalisme di tengah gempuran teknologi.
Ia menilai tantangan ke depan semakin kompleks. Perubahan teknologi digital, menjamurnya media sosial, dan tuntutan publik terhadap informasi akurat menjadi pekerjaan rumah besar bagi organisasi wartawan.
"PWI harus menjadi rumah bersama bagi wartawan. Organisasi ini harus mampu menjawab tantangan zaman, memperkuat kompetensi, sekaligus menjaga nilai-nilai jurnalistik," katanya.
Doni menekankan bahwa niatnya memimpin organisasi bukan untuk mencari kekuasaan, melainkan membawa semangat kebersamaan dan kolaborasi seluruh anggota PWI di Bengkulu. Ia juga berharap proses pemilihan berjalan demokratis dan sehat.
"Perbedaan pilihan adalah hal biasa dalam organisasi. Yang paling penting setelah proses selesai, semua kembali bersatu untuk membesarkan PWI Bengkulu," tegasnya.