Harga Emas Antam di Bengkulu Turun Rp15.000 per Gram, Buyback Ikut Terkoreksi ke Rp2,36 Juta

Penulis: Ricki Manurung  •  Senin, 29 Juni 2026 | 16:08:01 WIB
Harga emas Antam di Bengkulu turun Rp15.000 per gram pada Senin, 15 April 2024.

BENGKULU — Pergerakan harga emas Antam kembali menunjukkan koreksi pada awal pekan ini. Berdasarkan pantauan di laman Logam Mulia, Senin (15/4) pukul 09.24 WIB, harga emas batangan 1 gram tercatat di level Rp2.645.000. Angka ini turun Rp15.000 dari harga akhir pekan lalu yang masih bertengger di Rp2.660.000 per gram.

Penurunan juga terjadi pada harga buyback, yakni nilai yang diterima konsumen saat menjual kembali emas batangan ke Antam. Harga buyback saat ini berada di Rp2.360.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya.

Daftar Harga Emas Antam di Setiap Pecahan

Berikut rincian harga emas batangan Antam untuk berbagai ukuran gramasi yang tercatat di laman Logam Mulia:

  • 0,5 gram: Rp1.372.500
  • 1 gram: Rp2.645.000
  • 2 gram: Rp5.230.000
  • 3 gram: Rp7.820.000
  • 5 gram: Rp13.000.000
  • 10 gram: Rp25.945.000
  • 25 gram: Rp64.737.000
  • 50 gram: Rp129.395.000
  • 100 gram: Rp258.712.000
  • 250 gram: Rp646.515.000
  • 500 gram: Rp1.292.820.000
  • 1.000 gram: Rp2.585.600.000

Pajak Pembelian dan Penjualan Kembali Emas Antam

Perlu dicatat, harga jual yang tertera belum termasuk potongan pajak. Berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, setiap pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,45 persen bagi pemegang NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22.

Sementara itu, untuk penjualan kembali emas batangan ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta, konsumen dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi pemilik NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP. Pajak ini langsung dipotong dari total nilai buyback yang diterima konsumen.

Harga emas Antam sewaktu-waktu dapat berubah mengikuti pergerakan pasar logam mulia global. Masyarakat yang ingin memantau harga terkini dapat mengakses laman resmi Logam Mulia Antam.

Reporter: Ricki Manurung
Sumber: bengkulu.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top