Dana BOS 2026 untuk 21 SMA/SMK di Bengkulu Selatan Cair Rp 12,7 Miliar, SMA Negeri 2 Kelola Anggaran Terbesar Rp 1,4 Miliar

Penulis: Alfian Batubara  •  Selasa, 26 Mei 2026 | 18:21:17 WIB
Dana BOS 2026 sebesar Rp 12,7 miliar disalurkan untuk 21 SMA/SMK di Bengkulu Selatan.

BENGKULU SELATAN — Alokasi Dana BOS untuk jenjang pendidikan menengah di Kabupaten Bengkulu Selatan tahun 2026 resmi ditetapkan. Berdasarkan data resmi, dana sebesar Rp 12.741.300.000 akan disalurkan ke 21 sekolah di wilayah tersebut.

SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan menerima porsi paling besar, mencapai Rp 1,4 miliar. Sekolah ini tercatat memiliki 967 siswa, jumlah peserta didik terbanyak di kabupaten itu.

Mengapa SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan Mendapat Jatah Paling Besar?

Besaran dana setiap sekolah tidak ditentukan secara acak. Pemerintah pusat, melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 1/P/2026, menetapkan alokasi Dana BOS berbanding lurus dengan jumlah siswa yang terdaftar dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Semakin banyak siswa, semakin besar dana yang dikucurkan. Untuk jenjang SMA di Bengkulu Selatan, satuan biaya per siswa sebesar Rp 1.500.000 per tahun. Sementara itu, untuk jenjang SMK, biaya satuan per siswa mencapai Rp 1.600.000 per tahun.

Rincian Alokasi dan Jumlah Sekolah Penerima

Berikut data lengkap penyaluran Dana BOS 2026 untuk SMA/SMK di Bengkulu Selatan:

  • Total sekolah penerima: 21 unit (negeri dan swasta)
  • Total anggaran: Rp 12.741.300.000
  • Total siswa terdampak: 8.379 peserta didik
  • Penerima terbesar: SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan dengan Rp 1,4 miliar untuk 967 siswa

Berapa Perbandingan dengan Daerah Lain?

Dibandingkan dengan Kota Batam di Provinsi Kepulauan Riau, besaran dana BOS di Bengkulu Selatan lebih kecil. Pemerintah mengalokasikan Rp 117,4 miliar untuk 138 SMA/SMK di Batam yang menaungi 61.072 siswa. Perbedaan ini dipengaruhi oleh jumlah sekolah dan total peserta didik di masing-masing daerah.

Apa Tujuan Utama Penyaluran Dana BOS 2026?

Penyaluran dana ini merupakan bagian dari program nasional untuk memastikan operasional sekolah berjalan optimal. Pemerintah menargetkan bantuan ini menekan beban biaya yang ditanggung orang tua siswa selama satu tahun ajaran. Sekolah penerima wajib menggunakan dana sesuai petunjuk teknis, termasuk untuk pembayaran listrik, air, gaji tenaga honorer, serta pengadaan alat pembelajaran.

Bagaimana Nasib Sekolah dengan Jumlah Siswa Sedikit?

Sekolah dengan jumlah siswa sedikit menerima dana lebih kecil, namun pemerintah tetap menjamin operasional dasar mereka. Kebijakan ini dirancang agar distribusi anggaran lebih adil dan tepat sasaran, dengan mempertimbangkan kebutuhan riil setiap institusi pendidikan berdasarkan jumlah peserta didik yang dilayani.

Reporter: Alfian Batubara
Sumber: batam.tribunnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top