Review Motorola Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2: TWS dengan ANC 55 dB, Harga Mulai Rp 499 Ribu

Penulis: Parsaoran Hutapea  •  Kamis, 13 Agustus 2026 | 10:28:31 WIB
Motorola resmi meluncurkan Moto Buds 2 Plus dan Moto Buds 2 di Indonesia dengan harga mulai Rp 499 ribu.

BENGKULU — Peluncuran ini menegaskan ambisi Motorola untuk serius di pasar audio, bukan sekadar aksesori pelengkap ponsel. Kami melihat spesifikasi yang ditawarkan cukup agresif untuk kelas harganya, terutama klaim ANC 55 dB pada varian standar yang biasanya hanya ditemukan di TWS flagship. Namun, perlu dicatat, angka spesifikasi ini masih klaim pabrikan dan belum kami uji langsung di lapangan.

Moto Buds 2 Plus: Tuning Bose dan Driver Hybrid di Kelas Menengah

Moto Buds 2 Plus adalah bintang utama dengan kombinasi driver dinamis 11 mm dan Knowles balanced armature driver. Konfigurasi hybrid seperti ini jarang ditemukan di harga tersebut dan secara teori mampu menghasilkan rentang frekuensi lebih lebar—bass dalam dari driver dinamis, detail tinggi dari armature.

Dukungan Hi-Res Audio, LHDC, dan Spatial Audio melengkapi paketnya. Untuk panggilan, ada enam mikrofon dengan ENC dan CrystalTalk AI. Sayangnya, untuk urusan baterai, varian Plus ini "hanya" bertahan 9 jam sekali charge dan total 40 jam dengan case—angka yang sehat, tapi kalah dari adiknya.

Moto Buds 2: Baterai 48 Jam dan ANC Paling Agresif di Kelasnya?

Ini yang menarik. Moto Buds 2 non-Plus justru menawarkan Dynamic ANC hingga 55 dB—angka yang lebih tinggi dari banyak flagship. Ia juga memakai dual-driver, tapi dengan Micro Planar Magnetic Driver 6 mm, bukan BA driver. Secara karakter, planar magnetik biasanya menghasilkan transien lebih cepat dan treble lebih detail.

Daya tahannya lebih impresif: 11 jam pemakaian dan total 48 jam dengan charging case. Ada juga fitur pengisian cepat 10 menit untuk 3 jam pemutaran. Konektivitasnya sudah memakai Bluetooth 6.0 dengan Dual Connection, plus Gaming Mode untuk latensi rendah.

Perbandingan Cepat: Mana yang Cocok untuk Kamu?

Keduanya sama-sama punya ANC, enam mikrofon, dan dukungan codec Hi-Res. Perbedaan utamanya ada di strategi:

  • Moto Buds 2 Plus (Rp 499 ribu): Cocok untuk yang prioritas kualitas suara murni—tuning Bose, driver hybrid, dan fitur Spatial Audio. Baterai lebih pendek, tapi ini trade-off yang masuk akal untuk performa audio.
  • Moto Buds 2: Pilihan rasional untuk mobilitas tinggi. ANC lebih kuat di atas kertas, baterai jauh lebih awet, dan sudah Bluetooth 6.0. Cocok untuk pekerja yang banyak meeting online atau pengendara yang butuh perangkat tahan lama.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Membeli

Pertama, klaim ANC 55 dB dan kualitas suara perlu diverifikasi dengan uji langsung di lingkungan bising—angka spesifikasi tidak selalu linear dengan performa nyata. Kedua, Motorola belum menyebutkan detail rating IP (tahan air/keringat), yang penting bagi pengguna yang aktif berolahraga. Terakhir, ekosistem aplikasi Moto Buds masih baru di Indonesia, jadi pengalaman pengguna dan update firmware jangka panjang belum bisa dinilai.

Untuk harga mulai Rp 499 ribu, kedua TWS ini punya value proposition yang kuat. Moto Buds 2 Plus jelas menyasar audiophile budget, sementara Moto Buds 2 adalah pilihan paling masuk akal untuk penggunaan harian berat. Satu hal yang pasti: persaingan di segmen TWS menengah kini semakin panas dengan kehadiran Motorola.

Reporter: Parsaoran Hutapea
Sumber: tabloidpulsa.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top